Pro Kontra Kebijakan Tarif KRL untuk Orang Kaya dan Si Miskin
Rabu, 28 Desember 2022 - 19:04 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi orang kaya didorong untuk punya kendaraan pribadi sebanyak-banyaknya dan itu jadi penyebab utama kemacetan. Pola transportasi itu harus diarahkan, dan kalau sekarang kondisinya justru ada penyesuaian subsidi atau pembatasan subsidi pada transportasi publik, ya ini kan artinya tidak menyelesaikan permasalahan," katanya.
Dia menilai bahwa seharus pemerintah memberikan subsidi lebih terhadap angkutan transportasi publik, baik untuk masyarakat bawah maupun masyarakat atas. Kebijakan ini dilakukan di sejumlah negara.
Baca juga: Pelaku Pencurian 6 Motor Sekaligus di Deliserdang Diringkus
"Seharusnya angkutan transportasi publik itu subsidinya semakin ditambah. Kalau bisa ada diskon bagi seluruh golongan masyarakat, baik untuk orang kaya, kelas menengah, atau orang miskin, untuk beralih ke transportasi publik, termasuk KRL. Nah itu yang dilakukan di banyak negara, seperti di Spanyol dan Jerman, ada diskon yang sangat besar untuk beralih kepada transportasi publik. Itu yang harusnya digunakan," katanya.
Dia menilai bahwa seharus pemerintah memberikan subsidi lebih terhadap angkutan transportasi publik, baik untuk masyarakat bawah maupun masyarakat atas. Kebijakan ini dilakukan di sejumlah negara.
Baca juga: Pelaku Pencurian 6 Motor Sekaligus di Deliserdang Diringkus
"Seharusnya angkutan transportasi publik itu subsidinya semakin ditambah. Kalau bisa ada diskon bagi seluruh golongan masyarakat, baik untuk orang kaya, kelas menengah, atau orang miskin, untuk beralih ke transportasi publik, termasuk KRL. Nah itu yang dilakukan di banyak negara, seperti di Spanyol dan Jerman, ada diskon yang sangat besar untuk beralih kepada transportasi publik. Itu yang harusnya digunakan," katanya.
(uka)
Lihat Juga :