Miliarder Dunia Kehilangan Duit Hampir Rp 30.953 Triliun di Tahun 2022, Siapa Paling Miskin?
Senin, 02 Januari 2023 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
China yang masih bergulat dengan Covid-19, harus menghadapi gelombang protes, dan permintaan global yang merosot, juga tidak bernasib jauh lebih baik.
Secara agregat miliarder China turun USD 620 miliar, dimana paling parah dialami salah satu pendiri Alibaba, Jack Ma yang harga kekayaan miliknya terkikis USD 13,1 miliar. Sementara itu Jack Ma dilaporkan tinggal di Jepang setelah kebijakan keras pemerintah terhadap sektor teknologi China.
Lalu harta pewaris real estat Yang Huiyan juga menyusut USD 11,6 miliar dan maestro air kemasan Zhong Shanshan (minus USD 11,3 miliar).
Sementara itu, perang Ukraina terus berdampak pada orang-orang terkaya Rusia, usai terkena gelombang sanksi dan ekonomi yang sedang berjuang. Hal itu menyebabkan harta bersih miliarder Rusia secara total turun sekitar USD 150 miliar.
Namun, tidak semua orang mengalami tahun yang buruk. Miliarder baru telah muncul, termasuk raja investasi dan olahraga Todd Boehly dan desainer Tom Ford. Dan ini adalah tahun yang luar biasa bagi segelintir miliarder yang sangat beruntung, termasuk Colin Zheng Huang (hartanya bertambah USD 11.1 miliar).
Lalu ada miliarder China di belakang raksasa e-commerce Pinduoduo, dan Low Tuck Kwong (hartanya meningkat USD 16 miliar) yang dikenal sebagai raja batu bara Indonesia. Dan Anda mungkin tidak akan mendengar keluhan tentang tahun 2022 dari miliarder India Gautam Adani.
Tahun 2022 menjadi momen terbaik buat Gautam Adani, dimana Ia memperoleh tambahan USD 55.1 miliar selama 12 bulan terakhir karena Grup Adani miliknya yang punya beragam bisnis mulai dari pelabuhan, bandara, pembangkit listrik, energi hijau, dan real estat meroket nilainya.
Dengan harta kekayaan USD 133.9 miliar, Gautam Adani akan memulai tahun 2023 sebagai orang terkaya ketiga di dunia, jauh dari Elon Musk yang tersendat-sendat.
Secara agregat miliarder China turun USD 620 miliar, dimana paling parah dialami salah satu pendiri Alibaba, Jack Ma yang harga kekayaan miliknya terkikis USD 13,1 miliar. Sementara itu Jack Ma dilaporkan tinggal di Jepang setelah kebijakan keras pemerintah terhadap sektor teknologi China.
Lalu harta pewaris real estat Yang Huiyan juga menyusut USD 11,6 miliar dan maestro air kemasan Zhong Shanshan (minus USD 11,3 miliar).
Sementara itu, perang Ukraina terus berdampak pada orang-orang terkaya Rusia, usai terkena gelombang sanksi dan ekonomi yang sedang berjuang. Hal itu menyebabkan harta bersih miliarder Rusia secara total turun sekitar USD 150 miliar.
Namun, tidak semua orang mengalami tahun yang buruk. Miliarder baru telah muncul, termasuk raja investasi dan olahraga Todd Boehly dan desainer Tom Ford. Dan ini adalah tahun yang luar biasa bagi segelintir miliarder yang sangat beruntung, termasuk Colin Zheng Huang (hartanya bertambah USD 11.1 miliar).
Lalu ada miliarder China di belakang raksasa e-commerce Pinduoduo, dan Low Tuck Kwong (hartanya meningkat USD 16 miliar) yang dikenal sebagai raja batu bara Indonesia. Dan Anda mungkin tidak akan mendengar keluhan tentang tahun 2022 dari miliarder India Gautam Adani.
Tahun 2022 menjadi momen terbaik buat Gautam Adani, dimana Ia memperoleh tambahan USD 55.1 miliar selama 12 bulan terakhir karena Grup Adani miliknya yang punya beragam bisnis mulai dari pelabuhan, bandara, pembangkit listrik, energi hijau, dan real estat meroket nilainya.
Dengan harta kekayaan USD 133.9 miliar, Gautam Adani akan memulai tahun 2023 sebagai orang terkaya ketiga di dunia, jauh dari Elon Musk yang tersendat-sendat.
(akr)
Lihat Juga :