Wall Street Dibuka Lesu Usai Rilis Data Ketenagakerjaan

Kamis, 05 Januari 2023 - 23:21 WIB
loading...
Wall Street Dibuka Lesu...
Wall Street dibuka melemah. Ilustrasi Foto/Rtr
A A A
JAKARTA - Indeks utama Wall Street hari ini dibuka turun usai rilis kenaikan jumlah pekerjaan swasta di Amerika Serikat (AS). Pasar tenaga kerja yang ketat memicu kekhawatiran baru terkait inflasi, sekaligus berpotensi membuat suku bunga Federal Reserve atau The Fed akan bertahan lebih lama.

Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 0,44% di 33.122,43; S&P 500 (SPX) merosot 0,62% di 3.828,97; dan Nasdaq Composite (IXIC) melemah 0,64% menjadi 10.391,32. Beberapa saham yang teraktif diperdagangkan di bawah indeks SPX antara lain Tesla, Apple, hingga Intel.

Tiga top gainers yang memimpin adalah ConAgra Foods menguat 3,98% di USD40,25, Western Digital tumbuh 3,33% di USD34,15, dan Charter Communications nanjak 2,03% di USD361,17.

Sedangkan tiga top losers yaitu SPX yakni Walgreens Boots merosot 5,52% di USD35,43, Signature Bank melemah 5,04% di USD111,09, dan Linde PLC melandai 4,54% di USD302,38.

Laporan ketenagakerjaan nasional ADP mencatat kenaikan pekerjaan swasta sebanyak 235.000 pekerjaan pada bulan Desember 2022. Angka tersebut terus bertambah setelah sebelumnya naik 127.000 pekerjaan pada bulan November 2022.

"Laporan ADP menyebabkan investor bersikap defensif lagi mengenai Fed dan mungkin memang perlu menaikkan suku bunga lebih lama dan lebih tinggi dari yang diantisipasi pasar saat ini," kata Kepala Strategi Investasi CFRA Research Sam Stovall, dilansir Reuters, Kamis (5/1/2023).

Baca juga: Wall Street Dibuka Menguat Seiring Optimisme Pemulihan China
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
Rekomendasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Berita Terkini
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved