Gencar Kembangkan Rumah Tapak, Perumnas Gandeng PTPN II untuk Kawasan Baru
Senin, 13 Juli 2020 - 08:41 WIB
loading...
Perumnas menggandeng PTPN II mengembangkan integrated new township Kota Mandiri Bekala di Deli Serdang, Sumatera Utara. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Masih tingginya minat masyarakat dalam menyasar rumah tapak di Indonesia memacu Perum Perumnas untuk terus gencar dalam mengembangkan kawasan rumah tapak. Hal ini juga mendorong Perumnas menggandeng PTPN II dalam mengembangkan konsep integrated new township "Kota Mandiri Bekala" di Deli Serdang, Sumatera Utara.
Kawasan yang diharapkan akan dimulai pembangunannya pada Juli ini, rencananya akan terintegrasi dengan transportasi kereta api, dimana stasiun kereta api akan berada tepat di depan kawasan tersebut. Kawasan ini akan berada di lahan seluas kurang lebih 854 ha.
Pembangunan kawasan ini akan dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pertama akan berkonsentrasi pada luasan lahan 50 ha atau setara dengan 2.175 hunian. Lebih dari 50% dari unit hunian tersebut akan ditujukan untuk segmen masyarakat berpenghasilan rendah.
"Kami tidak hanya membangun rumah saja di kawasan Kota Mandiri Bekala ini, tetapi juga terdapat zona komersial dan tak kalah penting adalah terintegrasi dengan transportasi massal. Kedepannya konsep ini yang akan kami usung untuk kawasan rumah tapak, yaitu terintegrasi dengan transportasi sehingga memudahkan penghuni dalam kegiatan sehari-hari," ujar Direktur Utama Perum Perumnas Budi Saddewa Soediro dalam keterangannya yang dikutip Senin (13/7/2020).
(Baca Juga: Temuan HFC: Kaum Milenial Butuh Rumah Tapak yang Terjangkau)
Kawasan yang diharapkan akan dimulai pembangunannya pada Juli ini, rencananya akan terintegrasi dengan transportasi kereta api, dimana stasiun kereta api akan berada tepat di depan kawasan tersebut. Kawasan ini akan berada di lahan seluas kurang lebih 854 ha.
Pembangunan kawasan ini akan dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pertama akan berkonsentrasi pada luasan lahan 50 ha atau setara dengan 2.175 hunian. Lebih dari 50% dari unit hunian tersebut akan ditujukan untuk segmen masyarakat berpenghasilan rendah.
"Kami tidak hanya membangun rumah saja di kawasan Kota Mandiri Bekala ini, tetapi juga terdapat zona komersial dan tak kalah penting adalah terintegrasi dengan transportasi massal. Kedepannya konsep ini yang akan kami usung untuk kawasan rumah tapak, yaitu terintegrasi dengan transportasi sehingga memudahkan penghuni dalam kegiatan sehari-hari," ujar Direktur Utama Perum Perumnas Budi Saddewa Soediro dalam keterangannya yang dikutip Senin (13/7/2020).
(Baca Juga: Temuan HFC: Kaum Milenial Butuh Rumah Tapak yang Terjangkau)
Lihat Juga :