5 Keluarga Terkaya di Kawasan Arab, Nomor 1 Punya Harta Rp 174,4 Triliun
Senin, 09 Januari 2023 - 08:51 WIB
loading...
A
A
A
Saudaranya Naguib, chairman Orascom TMT Investments mempertahankan kekayaannya pada posisi USD 3.4 miliar pada periode yang sama. Sedangkan Forbes memperkirakan kekayaan bersih saudara laki-laki Samih Sawaris yakni sebesar USD 850 juta.
Samih Sawiris terakhir kali muncul dalam daftar miliarder tahunan Forbes pada tahun 2015, dan dia baru-baru ini bergabung dalam peringkat real-time dengan kekayaan USD 1 miliar. Tetapi dia bukan lagi miliarder per 29 Desember.
Aset terbesar Nassef adalah 6% sahamnya di Adidas, yang sahamnya turun 38,3% menjadi USD 134,06 pada 28 Desember, mulai 11 Maret 2022. Sementara harga saham OCI NV naik 20% mencapai USD 35,7 selama periode yang sama hampir sembilan bulan.
Sebagai informasi ayah dari tiga bersaudara, Onsi Sawiris telah meninggal di kota El Gouna, Mesir pada Juni 2021. Dia mendirikan kekaisaran Konstruksi Orascom pada tahun 1950, yang dinasionalisasi 10 tahun kemudian. Namun, ia membangun kembali grup dari awal dan pada tahun 1995, manajemen dipindahkan ke putranya Nassef.
2. Mikati
Kekayaan bersih: USD 5.6 miliar
Perubahan sejak 11 Maret: turun USD 800 juta
Negara: Lebanon
Kekayaan gabungan Najib dan Taha Mikati bersaudara tergerus hingga mencapai USD 800 juta, per 29 Desember harta mereka tercatat sebesar USD 5.6 miliar. Najib yang menyandang status orang terkaya di Lebanon, telah menjabat sebagai perdana menteri di negara itu sejak 10 September 2021.
![5 Keluarga Terkaya di Kawasan Arab, Nomor 1 Punya Harta Rp 174,4 Triliun]()
Sejak perdana menjabat pada 2005, Ia sudah tiga kali terpilih menjadi perdana menteri di Lebanon. Tapi Ia mengajukan pengunduran diri dari pemerintahan pada Maret 2013, tetapi terus menjabat sampai pertengahan Februari 2014.
Najib dan saudaranya Taha mendirikan Investcom pada tahun 1982, menjual telepon satelit pada puncak perang saudara Lebanon. Mikati membeli banyak telepon satelit dan menjualnya kepada teman dan rekan di Beirut pada awal 80-an masing-masing seharga USD 50.000.
Pada tahun 2005, Investcom go public di Bursa Efek London, dan pada tahun 2009, MTN Afrika Selatan membeli saham Mikatis seharga USD 3,6 miliar.
3. Mansour
Kekayaan bersih: USD 5.1 miliar
Negara: Mesir
Keluarga Mansour, yang terdiri dari tiga bersaudara yakni miliarder Mohamed, Youssef, dan Yasseen Mansour mempertahankan kekayaan bersih mereka di posisi USD 5.1 miliar antara periode 11 Maret dan 29 Desember 2022. Mohamed memiliki kekayaan USD 2.5 miliar, sedangkan harta Youssef yakni USD 1.5 miliar, selanjutnya kekayaan bersih Yasseen diperkirakan sebesar USD 1.1 miliar.
![5 Keluarga Terkaya di Kawasan Arab, Nomor 1 Punya Harta Rp 174,4 Triliun]()
Mohamed yang berusia 74 tahun sempat menjabat sebagai Menteri Transportasi Mesir antara 2006 dan 2009 selama rezim mantan Presiden Hosni Mubarak. Lalu dia saat ini menduduki kursi Chairman Man Capital LLP. Sementara kakak laki-lakinya Youssef, (77 tahun) adalah Chairman Mansour Group.
Yassin, adik laki-lakinya berusia 61 tahun menjabat sebagai Chairman Palm Hills, yang bergerak di bidang real estat. Tiga miliarder bersaudara ini memiliki saham di Mansour Group, yang didirikan pada tahun 1952 oleh mendiang ayah mereka, Loutfy (yang meninggal pada tahun 1976) dan telah mempekerjakan 60.000 orang.
Samih Sawiris terakhir kali muncul dalam daftar miliarder tahunan Forbes pada tahun 2015, dan dia baru-baru ini bergabung dalam peringkat real-time dengan kekayaan USD 1 miliar. Tetapi dia bukan lagi miliarder per 29 Desember.
Aset terbesar Nassef adalah 6% sahamnya di Adidas, yang sahamnya turun 38,3% menjadi USD 134,06 pada 28 Desember, mulai 11 Maret 2022. Sementara harga saham OCI NV naik 20% mencapai USD 35,7 selama periode yang sama hampir sembilan bulan.
Sebagai informasi ayah dari tiga bersaudara, Onsi Sawiris telah meninggal di kota El Gouna, Mesir pada Juni 2021. Dia mendirikan kekaisaran Konstruksi Orascom pada tahun 1950, yang dinasionalisasi 10 tahun kemudian. Namun, ia membangun kembali grup dari awal dan pada tahun 1995, manajemen dipindahkan ke putranya Nassef.
2. Mikati
Kekayaan bersih: USD 5.6 miliar
Perubahan sejak 11 Maret: turun USD 800 juta
Negara: Lebanon
Kekayaan gabungan Najib dan Taha Mikati bersaudara tergerus hingga mencapai USD 800 juta, per 29 Desember harta mereka tercatat sebesar USD 5.6 miliar. Najib yang menyandang status orang terkaya di Lebanon, telah menjabat sebagai perdana menteri di negara itu sejak 10 September 2021.

Sejak perdana menjabat pada 2005, Ia sudah tiga kali terpilih menjadi perdana menteri di Lebanon. Tapi Ia mengajukan pengunduran diri dari pemerintahan pada Maret 2013, tetapi terus menjabat sampai pertengahan Februari 2014.
Najib dan saudaranya Taha mendirikan Investcom pada tahun 1982, menjual telepon satelit pada puncak perang saudara Lebanon. Mikati membeli banyak telepon satelit dan menjualnya kepada teman dan rekan di Beirut pada awal 80-an masing-masing seharga USD 50.000.
Pada tahun 2005, Investcom go public di Bursa Efek London, dan pada tahun 2009, MTN Afrika Selatan membeli saham Mikatis seharga USD 3,6 miliar.
3. Mansour
Kekayaan bersih: USD 5.1 miliar
Negara: Mesir
Keluarga Mansour, yang terdiri dari tiga bersaudara yakni miliarder Mohamed, Youssef, dan Yasseen Mansour mempertahankan kekayaan bersih mereka di posisi USD 5.1 miliar antara periode 11 Maret dan 29 Desember 2022. Mohamed memiliki kekayaan USD 2.5 miliar, sedangkan harta Youssef yakni USD 1.5 miliar, selanjutnya kekayaan bersih Yasseen diperkirakan sebesar USD 1.1 miliar.

Mohamed yang berusia 74 tahun sempat menjabat sebagai Menteri Transportasi Mesir antara 2006 dan 2009 selama rezim mantan Presiden Hosni Mubarak. Lalu dia saat ini menduduki kursi Chairman Man Capital LLP. Sementara kakak laki-lakinya Youssef, (77 tahun) adalah Chairman Mansour Group.
Yassin, adik laki-lakinya berusia 61 tahun menjabat sebagai Chairman Palm Hills, yang bergerak di bidang real estat. Tiga miliarder bersaudara ini memiliki saham di Mansour Group, yang didirikan pada tahun 1952 oleh mendiang ayah mereka, Loutfy (yang meninggal pada tahun 1976) dan telah mempekerjakan 60.000 orang.
Lihat Juga :