5 Keluarga Terkaya di Kawasan Arab, Nomor 1 Punya Harta Rp 174,4 Triliun
Senin, 09 Januari 2023 - 08:51 WIB
loading...
A
A
A
Grup ini kemudian mengakuisisi dealer General Motors di Mesir pada tahun 1975, dan perusahaan menjadi salah satu distributor GM terbesar di dunia. Mereka menjual lebih dari 75.000 mobil per tahun, menurut situs resminya.
3. Issad Rebrab & family
Kekayaan bersih: USD 5.1 miliar
Negara: Aljazair
Miliarder Aljazair, Issad Rebrab dan keluarganya mempertahankan kekayaan bersih mereka di level USD 5.1 miliar dari peluncuran daftar miliarder Forbes 2022 pada bulan April hingga 29 Desember. Mereka memiliki kekayaan yang sama dengan keluarga Mansour, sehingga berbagi peringkat ketiga di antara keluarga Arab terkaya pada tahun 2022.
![5 Keluarga Terkaya di Kawasan Arab, Nomor 1 Punya Harta Rp 174,4 Triliun]()
Rebrab adalah pendiri dan CEO Cevital, perusahaan swasta Aljazair terbesar. Ia memiliki salah satu pabrik gula terbesar di dunia, dengan kapasitas produksi 2 juta ton per tahun. Cevital memiliki perusahaan Eropa, termasuk produsen peralatan rumah tangga Prancis Groupe Brandt, pabrik baja Italia dan perusahaan pemurnian air Jerman.
Keluarga Rabeb, yang berjuang untuk kemerdekaan Aljazair dari Prancis, juga memproduksi melalui perusahaannya, Cevital, sebuah film dokumenter tentang pejuang Arab Aljazair Larbi Ben M'hidi, yang dieksekusi oleh pemerintah Prancis pada tahun 1957.
Rabrab sempat menghadapi dakwaan korupsi dan menghabiskan delapan bulan di penjara sebelum dia dibebaskan pada 1 Januari 2020, dan menyangkal telah melakukan kesalahan.
5. Hariri
Kekayaan bersih: USD 4.7 miliar
Negara: Lebanon
Tiga bersaudara Bahaa, Ayman dan Fahd Hariri mewarisi kekayaan mereka dari ayahnya, mendiang Perdana Menteri Lebanon Rafik Hariri, yang juga seorang miliarder. Ketiga bersaudara itu menjual saham mereka di Saudi Oger, yang bergerak dalam konstruksi kepada saudara keempat mereka Saad Hariri, yang tersingkir dari daftar miliarder pada 2019.
![5 Keluarga Terkaya di Kawasan Arab, Nomor 1 Punya Harta Rp 174,4 Triliun]()
Saad juga pernah menjadi Perdana Menteri Lebanon, seperti ayahnya. Sedangkan Bahaa berusia 56 tahun adalah pendiri dan chairman Horizon Group, sebuah perusahaan induk real estat dengan investasi di Yordania dan Lebanon. Dia juga pemilik mayoritas Globe Express Services, sebuah perusahaan logistik yang telah hadir di lebih dari 100 negara.
Lain lagi dengan Ayman (44 tahun) yang berinvestasi di startup melalui Red Sea Ventures yang berbasis di New York. Investasinya termasuk Nest, yang sekarang menjadi bagian dari Google.
Adik laki-laki mereka Fahd, (42 tahun) juga berinvestasi pada sektor real estat di New York, Paris, dan Monte Carlo. Dia juga berinvestasi di bank-bank Lebanon yang saat ini mengalami masalah keuangan besar.
3. Issad Rebrab & family
Kekayaan bersih: USD 5.1 miliar
Negara: Aljazair
Miliarder Aljazair, Issad Rebrab dan keluarganya mempertahankan kekayaan bersih mereka di level USD 5.1 miliar dari peluncuran daftar miliarder Forbes 2022 pada bulan April hingga 29 Desember. Mereka memiliki kekayaan yang sama dengan keluarga Mansour, sehingga berbagi peringkat ketiga di antara keluarga Arab terkaya pada tahun 2022.

Rebrab adalah pendiri dan CEO Cevital, perusahaan swasta Aljazair terbesar. Ia memiliki salah satu pabrik gula terbesar di dunia, dengan kapasitas produksi 2 juta ton per tahun. Cevital memiliki perusahaan Eropa, termasuk produsen peralatan rumah tangga Prancis Groupe Brandt, pabrik baja Italia dan perusahaan pemurnian air Jerman.
Keluarga Rabeb, yang berjuang untuk kemerdekaan Aljazair dari Prancis, juga memproduksi melalui perusahaannya, Cevital, sebuah film dokumenter tentang pejuang Arab Aljazair Larbi Ben M'hidi, yang dieksekusi oleh pemerintah Prancis pada tahun 1957.
Rabrab sempat menghadapi dakwaan korupsi dan menghabiskan delapan bulan di penjara sebelum dia dibebaskan pada 1 Januari 2020, dan menyangkal telah melakukan kesalahan.
5. Hariri
Kekayaan bersih: USD 4.7 miliar
Negara: Lebanon
Tiga bersaudara Bahaa, Ayman dan Fahd Hariri mewarisi kekayaan mereka dari ayahnya, mendiang Perdana Menteri Lebanon Rafik Hariri, yang juga seorang miliarder. Ketiga bersaudara itu menjual saham mereka di Saudi Oger, yang bergerak dalam konstruksi kepada saudara keempat mereka Saad Hariri, yang tersingkir dari daftar miliarder pada 2019.

Saad juga pernah menjadi Perdana Menteri Lebanon, seperti ayahnya. Sedangkan Bahaa berusia 56 tahun adalah pendiri dan chairman Horizon Group, sebuah perusahaan induk real estat dengan investasi di Yordania dan Lebanon. Dia juga pemilik mayoritas Globe Express Services, sebuah perusahaan logistik yang telah hadir di lebih dari 100 negara.
Lain lagi dengan Ayman (44 tahun) yang berinvestasi di startup melalui Red Sea Ventures yang berbasis di New York. Investasinya termasuk Nest, yang sekarang menjadi bagian dari Google.
Adik laki-laki mereka Fahd, (42 tahun) juga berinvestasi pada sektor real estat di New York, Paris, dan Monte Carlo. Dia juga berinvestasi di bank-bank Lebanon yang saat ini mengalami masalah keuangan besar.
(akr)
Lihat Juga :