Raup Cuan Rp 31 Triliun, Shell Perdana Bayar Pajak di Inggris Sejak 2017

Senin, 09 Januari 2023 - 17:32 WIB
loading...
A A A
Hal itu terjadi saat pemerintah menaikkan pajak atas keuntungan yang dihasilkan dari mengekstraksi minyak dan gas di Inggris. Sebuah kebijakan yang disebut Retribusi Keuntungan Energi yang biasa disebut sebagai pajak rejeki nomplok dari 25% menjadi 35% pada bulan November 2022.

Shell tidak memberikan rincian bagaimana pendapatan sebesar USD 2 miliar pada bulan-bulan terakhir di tahun 2022 akan dibagi antara Inggris dan UE.

Di sisi lain harga minyak dan gas mulai menanjak naik setelah berakhirnya lockdown akibat Covid-19, tetapi melonjak setelah invasi Rusia ke Ukraina. Kondisi itu menghasilkan keuntungan besar bagi perusahaan energi termasuk Shell dan BP pada tahun 2022.

Saat sektor rumah tangga terpukul cukup berat karena lonjakan tagihan energi, pemerintah berada di bawah tekanan untuk membantu dan memperkenalkan pajak rejeki nomplok atas keuntungan perusahaan untuk membantu mendanai skema pembatasan tagihan gas dan listrik.

Perusahaan minyak dan gas yang beroperasi di Laut Utara dikenakan pajak yang berbeda dengan perusahaan lain. Mereka membayar pajak perusahaan 30% atas keuntungan serta tarif tambahan 10%.

Selain itu, mereka saat ini membayar pajak rejeki nomplok dengan total tarif pajak menjadi 75%. Namun ada kekhawatiran ada efek negatif dalam kebijakan tersebut.

Perusahaan bisa mengurangi jumlah pajak yang mereka bayarkan dengan memperhitungkan kerugian atau pengeluaran untuk hal-hal seperti menonaktifkan platform minyak Laut Utara. Ini berarti bahwa dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan seperti BP dan Shell telah membayar pejak lebih sedikit atau tidak sama sekali di Inggris.

Retribusi keuntungan energi juga memiliki ukuran yang memungkinkan perusahaan energi untuk mengajukan penghematan pajak senilai 91p dari setiap 1 pounds yang diinvestasikan dalam ekstraksi bahan bakar fosil di Inggris.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Proyek Tangguh UCC Rampungkan...
Proyek Tangguh UCC Rampungkan Jacket UBA dan Siap Dikirim ke Fakfak
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Rekomendasi
Wagub Rano Minta Sudirman-Thamrin...
Wagub Rano Minta Sudirman-Thamrin Jadi Ruang Seni saat Jakarta Berusia 500 Tahun
39 Titik Kekeringan...
39 Titik Kekeringan di Kabupaten Bekasi, Perumda Tirta Bhagasasi Salurkan 1 Juta Liter Air Bersih
Kemenhut: 107.465 Hektare...
Kemenhut: 107.465 Hektare Hutan dan Lahan Ludes Terbakar Sepanjang 2026
Berita Terkini
LPEU MUI Luncurkan Perumahan...
LPEU MUI Luncurkan Perumahan Merah Putih di Bogor, Terapkan Konsep Syariah Bebas Riba
PHK Masih Terus Berlanjut,...
PHK Masih Terus Berlanjut, 30.000-an Karyawan Jadi Korban
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Infografis
10 Miliarder India di...
10 Miliarder India di 2025, Paling Tajir Berharta Rp1.497 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved