Waspadai Ancaman Resesi 2023, Ini Strategi Sandiaga Uno Dorong Pasar Wisman
Rabu, 11 Januari 2023 - 18:54 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Uno di acara The Weekly Brief With Sandi Uno di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (9/1/2023). FOTO/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno akan menyesuaikan strategi pengembangan pasar wisatawan mancanegara (wisman) Indonesia di tengah ancaman resesi ekonomi dunia tahun ini yang diprediksi akan mempengaruhi sejumlah negara pasar. Terdapat tiga lokomotif ekonomi dunia yang sudah terpetakan akan menghadapi resesi sehingga ekonominya melambat, yakni Amerika, China, dan negara-negara Eropa.
"Tentunya ini akan berdampak terhadap pengeluaran masyarakatnya terutama di sektor pariwisata. Oleh karena itu kami langsung melakukan penyesuaian dari segi fokus untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya wisatawan mancanegara," kata Menparekraf Sandiaga dalam The Weekly Brief With Sandi Uno yang berlangsung secara hybrid dari Gedung Sapta Pesona, Senin (9/1/2023).
Baca Juga: Hadapi Ancaman Resesi 2023, Kemenparekraf Akan Fokus Kunjungan Wisatawan Mancanegara
Penyesuaian fokus akan diarahkan kepada negara-negara yang menjadi pasar besar yang saat ini jumlah kunjungan wisatawannya ke Indonesia menunjukkan peningkatan yang luar biasa. Di antaranya India, Australia, dan Selandia Baru. "Juga Malaysia dan Singapura yang masih terus bertumbuh," kata Sandiaga.
Berdasarkan data, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia periode Januari hingga November 2022 mencapai 4,58 juta kunjungan, naik 228,30 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2021.
Dari jumlah tersebut, berdasarkan kebangsaan jumlah wisman dengan kunjungan tertinggi adalah Malaysia dengan 876.475 kunjungan, Timor Leste 628.471 kunjungan, Australia 552.216 kunjungan, Singapura 486.295 kunjungan, serta India 218.417 kunjungan.
"Tentunya ini akan berdampak terhadap pengeluaran masyarakatnya terutama di sektor pariwisata. Oleh karena itu kami langsung melakukan penyesuaian dari segi fokus untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya wisatawan mancanegara," kata Menparekraf Sandiaga dalam The Weekly Brief With Sandi Uno yang berlangsung secara hybrid dari Gedung Sapta Pesona, Senin (9/1/2023).
Baca Juga: Hadapi Ancaman Resesi 2023, Kemenparekraf Akan Fokus Kunjungan Wisatawan Mancanegara
Penyesuaian fokus akan diarahkan kepada negara-negara yang menjadi pasar besar yang saat ini jumlah kunjungan wisatawannya ke Indonesia menunjukkan peningkatan yang luar biasa. Di antaranya India, Australia, dan Selandia Baru. "Juga Malaysia dan Singapura yang masih terus bertumbuh," kata Sandiaga.
Berdasarkan data, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia periode Januari hingga November 2022 mencapai 4,58 juta kunjungan, naik 228,30 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2021.
Dari jumlah tersebut, berdasarkan kebangsaan jumlah wisman dengan kunjungan tertinggi adalah Malaysia dengan 876.475 kunjungan, Timor Leste 628.471 kunjungan, Australia 552.216 kunjungan, Singapura 486.295 kunjungan, serta India 218.417 kunjungan.
Lihat Juga :