Investasi di Luar Pulau Jawa Capai 53%, Jokowi: Artinya Pemerataan Ekonomi Akan Terjadi

Rabu, 11 Januari 2023 - 20:46 WIB
loading...
Investasi di Luar Pulau...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, pemerataan ekonomi akan semakin besar seiring dengan peningkatan arus modal yang datang ke luar pulau Jawa. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, pemerataan ekonomi akan semakin besar seiring dengan peningkatan arus modal yang datang ke luar pulau Jawa. Hal ini disampaikan Jokowi dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Nasional dan Musyawarah Dewan Partai PBB pada hari ini Rabu (11/1).

" Investasi di luar Jawa sudah berada di angka 53%, di luar Jawa tahun 2022 sudah berada di angka 53%. Artinya di Jawa hanya 47 persen. Kalau ini terus membesar artinya pemerataan ekonomi itu akan terjadi tidak hanya di Jawa saja tetapi juga terjadi di luar Jawa," ujar Jokowi dalam sambutannya dalam Rakornas Partai PBB, Rabu (11/1/2023).

Baca Juga: Jokowi: Sampai Kiamat RI Jadi Negara Berkembang Kalau Hanya Ekspor Barang Mentah

Jokowi mengatakan, bahwa Indonesia memiliki kurang lebih 17 ribu pulau, dan pulau Jawa telah menyumbang produk domestik bruto (PDB) sebanyak 56%.

"56 persen PDB ekonomi ada di Jawa terus yang pulau yang lain yang 17.000 itu disisain berapa-berapa? dapat kita bayangkan," kata Jokowi.

Baca Juga: Presiden Jokowi Targetkan Investasi Rp1.400 Triliun di 2023

Maka dari itu, Jokowi ingin adanya pemerataan ekonomi di seluruh pulau di Indonesia. Menurutnya, saat ini penduduk di pulau Jawa sudah sangat padat.

"Penduduk juga sama, 56 persen penduduk Indonesia itu ada di Jawa, sudah sangat dan terlalu padat penduduk dan ekonomi yang berada di Pulau Jawa. Inilah yang terus ingin kita lakukan pemerataan ekonomi," ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
6 Universitas Terbaik...
6 Universitas Terbaik Luar Pulau Jawa Masuk Daftar THE AUR 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved