Jokowi: Sampai Kiamat RI Jadi Negara Berkembang Kalau Hanya Ekspor Barang Mentah

Selasa, 10 Januari 2023 - 16:09 WIB
loading...
Jokowi: Sampai Kiamat...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan, bahwa hilirisasi itu menjadi salah satu instrumen Indonesia untuk menjadi sebuah negara maju. Foto/Dok BPMI Setpres
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) membeberkan, perhitungan terkait keuntungan yang didapatkan negara terkait dengan kebijakan hilirisasi industri. Ditekankan juga olehnya bahwa hilirisasi itumenjadi salah satu instrumen Indonesia untuk menjadi sebuah negara maju.

Baca Juga: Lanjutkan Titah Jokowi, Peta Jalan Hilirisasi Bauksit Mulai Disusun

Alasannya tidak lain karena ekspor barang jadi mendatangkan keuntungan lebih besar ketimbang barang mentah. Salah satu hilirisasi yang tengah digarap pemerintah Indonesia adalah komoditas nikel, yang mana pemerintah mulai melarang eskpor bijih nikel mentah.

Harapannya konsumen nikel dari negara lain bisa bikin pabrik sendiri di Indonesia sekaligus mengolahnya. Presiden Jokowi mengungkapkan, setiap ekspor bijih nikel mentah, negara hanya mendapatkan keuntungan sekitar Rp 17 triliun.

Berbeda jauh jika yang ekspor barang jadi atau setengah jadi, yang kontribusinya terhadap pendapatan negara jauh lebih besar. Baca Juga: Hilirisasi Nikel, Jokowi Bidik Penerimaan Rp440 Triliun di 2022
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Prabowo Dorong Percepatan...
Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi di 13 Lokasi di Tanah Air
Rekomendasi
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Sidang PK Nikita Mirzani...
Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli 2026, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Mantan Dirjen PHU Hilman Latief terkait Kasus Kuota Haji
Berita Terkini
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Infografis
UU DKJ Diteken Jokowi,...
UU DKJ Diteken Jokowi, Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved