Rupiah Sore Ini Perkasa Lawan Dolar AS, Pelaku Pasar Sambut Revisi PP DHE
Kamis, 12 Januari 2023 - 16:58 WIB
loading...
Nilai tukar rupiah menguat tajam 143 point atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Kamis (12/1/2023). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah menguat tajam 143 point di level Rp 15.338 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Kamis (12/1/2023). Penguatan mata uang Garuda juga terlihat pada data JISDOR Bank Indonesia (BI).
Dimana tercatat kurs rupiah sore ini bertengger pada level Rp 15.366 per USD. Terlihat rupiah tampil kokoh menjelang akhir pekan dibandingkan sesi kemarin pada posisi Rp 15.527/USD.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 0,69% ke Level 6.629
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan rupiah ini dipicu oleh sikap pelaku pasar yang merespons positif kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Devisa Hasil Ekspor (DHE).
"Pelaku pasar merespon positif kebijakan itu. Salah satunya soal aturan beberapa lama devisa parkir di dalam negeri dan ada beberapa sektor baru masuk ke dalam daftar yang harus menempatkan DHE di dalam negeri," ujar Ibrahim dalam keterangannya.
Dengan keluarnya PP tersebut maka komoditas unggulan yang sekarang sedang menanjak harganya seperti batubara, timah dan nikel, maka dolar AS hasil ekspor akan terparkir di bank dalam negeri. Efeknya mata uang rupiah akan kembali perkasa.
"Sedangkan sebelumnya dollar AS hasil ekspor parkir di bank luar negeri yang mengakibatkan mata uang rupiah terus melemah walaupun data Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) terus membaik serta cadangan devisa juga terus meningkat," tambahnya.
Dimana tercatat kurs rupiah sore ini bertengger pada level Rp 15.366 per USD. Terlihat rupiah tampil kokoh menjelang akhir pekan dibandingkan sesi kemarin pada posisi Rp 15.527/USD.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 0,69% ke Level 6.629
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan rupiah ini dipicu oleh sikap pelaku pasar yang merespons positif kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Devisa Hasil Ekspor (DHE).
"Pelaku pasar merespon positif kebijakan itu. Salah satunya soal aturan beberapa lama devisa parkir di dalam negeri dan ada beberapa sektor baru masuk ke dalam daftar yang harus menempatkan DHE di dalam negeri," ujar Ibrahim dalam keterangannya.
Dengan keluarnya PP tersebut maka komoditas unggulan yang sekarang sedang menanjak harganya seperti batubara, timah dan nikel, maka dolar AS hasil ekspor akan terparkir di bank dalam negeri. Efeknya mata uang rupiah akan kembali perkasa.
"Sedangkan sebelumnya dollar AS hasil ekspor parkir di bank luar negeri yang mengakibatkan mata uang rupiah terus melemah walaupun data Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) terus membaik serta cadangan devisa juga terus meningkat," tambahnya.
Lihat Juga :