Aksi Profit Taking Masih Mewarnai IHSG Pekan Depan

Sabtu, 14 Januari 2023 - 23:01 WIB
loading...
Aksi Profit Taking Masih...
IHSG pekan depan diprediksi masih akan dibayangi aksi ambil untung atau profit taking. Arsip Foto/MPI/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan depan diprediksi masih akan dibayangi aksi ambil untung atau profit taking oleh investor. Hal itu terindikasi dari arus modal asing yang ke luar.

Senior Analyst of Creative Trading System Joseph Gabetua mengatakan, jika dilihat dari penurunan sejak awal tahun, total outflow dari investor asing ke bursa di Indonesia sampai Rp3,6 triliun.

"Jadi ini masih berlanjut terus nih tren yang udah dibangun sejak Desember lalu masih berlanjut yaitu tren profit taking yang dilakukan oleh investor asing ke saham-saham yang bisa dilihat dari 5 saham yang dibeli sama investor asing," paparnya, Sabtu (14/1/2023).

Adapun tiga saham terbesar yang sering diinvestasikan, baik masuk atau keluar bursa saham oleh investor asing, di antaranya BBCA, BBRI dan BMRI disusul ASII dan TLKM. Sehingga, wajar saja jika IHSG terus melemah bekalangan ini.

"Jadi menurut saya wajar saja IHSG terus tertekan seperti ini karena memang seperti kita tahu market cap-nya lebih besar adalah sektor perbankan," tuturnya.

Baca juga: Catatan Perdagangan di Bursa Sepekan, IHSG Melemah 0,64%

Dengan demikian, sambung Joseph, saat investor asing profit taking di sektor perbankan, IHSG cenderung mengalami penurunan karena kapitalisasi pasar besar di sektor tersebut.

Sementara itu untuk saham perbankan big caps terutama BUMN, menurut dia akan aman jelang tahun politik. Selain sektor BUMN, Joseph menilai sektor consumer juga menarik.

Baca juga: Cair Rp 41,31 Triliun, Intip Daftar BUMN Penerima PMN Tahun 2023

Sebagai catatan, indeks sektoral yang menguat dalam sepekan kemarin ada sektor energi 0,25%, bahan baku 1,88%, properti 0,71%, teknologi 3,04%, dan transportasi 0,75%.

Sedangkan sisanya melemah di antaranya industri 0,69%, non siklikal 0,55%, siklikal 1,53%, kesehatan 0,29%, keuangan 1,25%, dan infrastruktur 1,16%.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved