Produksi Padi Tembus 9,2 Juta Ton, Ganjar Bawa Jateng Jadi Lumbung Beras Nasional

Minggu, 15 Januari 2023 - 12:30 WIB
loading...
Produksi Padi Tembus...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat mengecek persediaan beras di Gedung Dikjur, Kota Semarang, Sabtu (14/1/2023). FOTO/dok.Istimewa
A A A
SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) berhasil melakukan swasembada beras guna memenuhi kebutuhan beras daerahnya sendiri. Produksi padi Jateng mencapai 9,2 juta ton atau setara 5,4 juta ton beras dengan surplus mencapai 1,2 juta ton.

"Alhamdulillah petani kita hebat, teman-teman pendamping juga hebat, maka sampai hari ini Jawa Tengah selalu berada pada kondisi yang di atas rata-rata kebutuhannya, sehingga surplus terus," kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, di Gedung Dikjur, Kota Semarang, Sabtu (14/1/2023).

Baca Juga: Lebihi Target, Kunjungan Wisatawan ke Jateng Tembus 45 Juta di 2022

Ganjar mengatakan keberhasilan swasembada beras tersebut membuat Jateng menjadi lumbung beras terbesar nasional, dengan memiliki lumbung beras terbesar di Kabupaten Sragen yang memiliki luas panen sebanyak 131,9 ribu hektare dan 805,8 ribu ton produksi gabah kering giling (GKG). Menurut dia Jateng memang kerap disebut sebagai lumbung padi nasional lantaran kondisi geografisnya yang bagus dan juga program-program serta komitmen peningkatan produktivitas petani yang dilakukan.

Adapun sentra penghasil beras Jateng tersebar di beberapa wilayah, antara lain Sragen, Grobogan, Cilacap, Demak, Pati, Blora, Brebes, Pemalang dan Wonogiri. Hasil beras Jateng pun telah disuplai secara nasional, seperti ke DKI Jakarta, Maluku, Kalimantan Selatan, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat hingga Nusa Tenggara Timur.

Kabupaten Wonogiri mampu menghasilkan beras organik yang telah diekspor ke luar negeri, yaitu Amerika Serikat, Perancis, Italia, Singapura, dan Malaysia. Sementara itu untuk Kabupaten Sragen, mampu memproduksi beras dengan kualitas premium yang pemasarannya sudah menembus pasar Arab Saudi.

"Dari sisi produktivitas, kebutuhan untuk menutupi Jawa Tengah sendiri sudah bisa sehingga kita bisa membagikan ke tempat-tempat lain. Banyak yang dikirim ke Jakarta, Kalimantan dan sebagainya," jelas Ganjar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
Mentan Pamer Stok Beras...
Mentan Pamer Stok Beras RI 4,6 Juta Ton di Depan DPR: Ini Tertinggi Sepanjang Sejarah
Surplus Beras 13%, Indonesia...
Surplus Beras 13%, Indonesia Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini
Kejar Swasembada Pangan...
Kejar Swasembada Pangan Bikin Mentan Amran Vertigo hingga Asam Lambung
Statistikulasi dan Cerita...
Statistikulasi dan Cerita Produksi Beras Indonesia yang 'Wow'
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Pertaruhan Tugas Bulog...
Pertaruhan Tugas Bulog saat Stok Beras Jumbo
Rekomendasi
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
My Chef In Crime Segera...
My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+: Indonesia’s First Culinary Crime Thriller yang Wajib Masuk Watchlist!
Berita Terkini
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved