Ada KEK Kesehatan di Bali, Kantong Negara Bakal Tambah Tebal Rp19,6 Triliun

Selasa, 17 Januari 2023 - 11:10 WIB
loading...
Ada KEK Kesehatan di...
Kehadiran KEK Kesehatan di Bali diproyeksikan menambah devisa negara hingga USD1,28 miliar. Ilustrasi foto/pexels/karolina grabowska
A A A
JAKARTA - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sanur, Bali, diproyeksikan menyedot 43.000 tenaga kerja baru. Bahkan, menambah devisa negara hingga USD1,28 miliar atau setara Rp19,6 triliun.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, selama ini Indonesia kehilangan Rp97,5 triliun per tahun lantaran 2 juta masyarakat Indonesia memilih berobat ke Singapura dan Malaysia.

"Selama ini kita kehilangan hingga Rp97,5 triliun setiap tahun dari 2 juta penduduk Indonesia yang berwisata medis ke Singapura dan Malaysia," ujarnya, dikutip Selasa (17/1/2023).

Menurut dia, pengembangan KEK Kesehatan diperkirakan mampu menyerap 4-8% masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri. Pada 2030 jumlah pasien yang berobat di KEK Sanur diperkirakan mencapai 123.000 - 240.000 orang.

Baca juga: Pemerintah Bidik Investasi KEK Capai Rp61,9 Triliun di 2023

Lalu, pada 2045 diharapkan penghematan devisa negara sebesar Rp86 triliun. KEK Kesehatan juga ditargetkan beroperasi penuh pada 2024. Adapun total investasi untuk membangun KEK tersebut mencapai Rp10,2 triliun.

Erick meyakini pengembangan KEK Kesehatan akan menata ulang struktur ekonomi agar pariwisata di Pulau Dewata bukan lagi mass tourism tapi bergeser kepada quality tourism.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
Liburan Pertama Alyssa...
Liburan Pertama Alyssa Daguise Bareng Baby Soleil ke Bali, Potretnya Bikin Gemas
Raja Adat dan Sultan...
Raja Adat dan Sultan Bali Temui KSP di Istana, Minta Prabowo Segera Realisasikan Bandara Bali Utara
Rekomendasi
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved