Wall Street Reli Berkat Kenaikan Harga Minyak

Kamis, 21 April 2016 - 08:29 WIB
Wall Street Reli Berkat...
Wall Street Reli Berkat Kenaikan Harga Minyak
A A A
NEW YORK - Indeks Wall Street berakhir menguat berkat naiknya harga minyak dunia dan optimisme laporan kinerja keuangan emiten kuartal I/2016.

Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (21/4/2016), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,24% menjadi 18.096,27 poin, Indeks S&P 500 naik 0,08% ke level 2.102,4, dan Nasdaq Composite bertambah 0,16% ke level 4.948,13.

Kenaikan harga minyak hingga 15% sejak Februari dari posisi lemah dan dibantu USD, Indeks S&P 500 hanya kurang 30 poin dari posisi puncaknya sepanjanh masa yang terjadi pada Mei lalu. Investor terpaku pada parade hasil kuartal pertama, termasuk laporan optimis dari VMWare dan scorecard mengecewakan dari Coca-Cola.

Terbebani oleh sektor energi, laba kuartal pertama di Indeks S&P 500 diperkirakan merosot rata-rata 7,5%. Harga minyak mentah pada Rabu naik sekitar 2% setelah laporan menunjukkan bahwa persediaan minyak AS tumbuh kurang dari yang diperkirakan pekan lalu.

Selain itu, data pada Rabu menunjukkan penjualan rumah AS kembali naik lebih dari yang diperkirakan pada Maret, menunjuk pada pemulihan berlanjut di pasar perumahan, meskipun tanda-tanda pertumbuhan ekonomi kuartal pertama melamban.

Lima dari 10 besar sektor S&P naik, dipimpin oleh kenaikan sektor keuangan yang naik 0,89% dan sektor energi yang naik 0,8%. Qualcomm melaporkan penurunan pendapatan sebesar 19,5% pada kuartal pertama dan membuat sahamnya turun 0,5%.

Laba perusahaan pada kuartal I lebih baik dari yang diperkirakan mendorong beberapa saham berkahir lebih tinggi. Di mana saham VMWare naik 13,74%, Discover Financial Services menguat 8,16%, St Jude Medical naik 3,99%, dan Yahoo naik hingga 4,16%.

Sementara, saham Coca-Cola turun 4,78% setelah penjualannya mengalami penurunan. Namun, saham Lexmark melonjak 9.38% setelah sepakat untuk diambil pribadi oleh sekelompok investor dipimpin oleh Apex Technology Co dan PAG Asia Capital senilai USD3,6 miliar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
1 jam yang lalu
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
2 jam yang lalu
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
2 jam yang lalu
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved