Rupiah Siang Longsor, IHSG dan Bursa Asia Hancur

Jum'at, 24 Juni 2016 - 11:57 WIB
Rupiah Siang Longsor,...
Rupiah Siang Longsor, IHSG dan Bursa Asia Hancur
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I anjlok ke kisaran level Rp13.400/USD saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tenggelam ke zona merah. Ambruknya bursa saham Tanah Air mengiringi kehancuran bursa utama Asia, di tengah penantian hasil referendum Brexit atau rencana Inggris keluar dari Uni Eropa (UE).

Menurut data Yahoo Finance siang ini, rupiah siang merosot tajam ke level Rp13.445/USD dengan kisaran harian Rp13.115-Rp13.525/USD. Posisi tersebut memburuk dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.210/USD.

Kejatuhan rupiah juga terlihat berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas yang hingga sesi I berada di level Rp13.467/USD atau tidak berdaya dibanding penutupan sebelumnya pada posisi Rp13.215/USD.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah juga terperosok ke level Rp13.428/USD atau anjlok dibanding penutupan kemarin yang berada di level Rp13.248/USD. Siang ini, data Bloomberg menunjukkan rupiah berada pada kisaran Rp13.218-Rp13.528/USD.

Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah terparkir di level Rp13.296/USD. Posisi ini tercatat melemah dari posisi sebelumnya di level Rp13.265/USD.

Adapun IHSG sesi I ambruk ke zona merah atau turun 2,28% atau 110,94 poin ke level 4.763,37. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air dibuka menguat 8,08 poin atau 0,17% ke level 4.882,39. Dan pada perdagangan kemarin ditutup berkurang 22,54 poin atau 0,46% ke level 4.874,31.

Pelemahan pasar saham Tanah Air terjadi saat keseluruhan bursa Asia memerah. Tercatat indeks Nikkei Jepang mencetak turun tajam 7,60% atau 1.234,56 poin ke level 15.003,79. Selanjutnya indeks Hang Seng menyusut 4,67% mengiringi pelemahan indeks Shanghai sebesar 1,19% ke level 2.857,58.

Sektor saham dalam negeri pada hari ini mayoritas berada pada jalur negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam terjadi pada aneka industri dengan penurunan 4,83% diikuti sektor industri dasar melemah 2,82%.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,83 triliun dengan 3,63 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp13,07 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp793,5 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp780,4 miliar. Tercatat 44 saham menguat, 263 saham melemah dan 57 saham stagnan.

Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Indospring Tbk. (INDS), PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA), PT Bukaka Teknik Utama Tbk. (BUKK). Sedangkan saham-saham yang melemah di antaranya PT Astra International Tbk. (ASII), PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) serta PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Berita Terkini
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
35 menit yang lalu
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
3 jam yang lalu
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
3 jam yang lalu
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
4 jam yang lalu
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
5 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved