alexa snippet

Rupiah Jeda Siang Makin Kuat, IHSG Berbalik Loyo

Rupiah Jeda Siang Makin Kuat, IHSG Berbalik Loyo
Nilai tukar rupiah terhadap USD siang ini semakin menguat setelah pada tadi pagi dibuka terapresiasi. Grafis/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang ini semakin menguat setelah pada tadi pagi dibuka terapresiasi. Penguatan rupiah tersebut di tengah berbaliknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke zona merah.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg berada di level Rp13.005/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini tercatat semakin menguat dibanding sebelumnya yang berada di level Rp13.025/USD dengan kisaran level Rp12.988-Rp13.041/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka di level Rp13.007/USD. Posisi ini tercatat membaik dari posisi kemarin di level Rp13.044/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dar Limas menunjukkan rupiah siang ini di level Rp13.007/USD atau menguat tajam dari posisi di level Rp13.045/USD.

Namun, menurut data Yahoo Finance, rupiah siang ini mendatar di level Rp13.010/USD dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.009/USD. Siang ini rupiah berada di kisaran Rp12.971-Rp13.030/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini berbalik ke zona negatif, setelah pada pembukaan tadi pagi mampu menguat. Siang ini IHSG berkurang 12,53 poin atau 0,23% ke level 5.417,52.

Sementara, pada sesi pagi, IHSG dibuka menguat sebesar  11,81 poin atau 0,22% ke level 5.441,86 dan pada perdagangan kemarin berakhir menghijau ke level 5.430,05 dengan penguatan sebesar 0,36% atau setara dengan 19,74 poin.

Sektor saham dalam negeri siang ini hampir semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah perkebunan yang melemah 0,77%. Sedangkan sektor yang menguat tertinggi adalah pertambangan yang menguat 1,44%.

Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,83 triliun dengan 6,68 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp74,16 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp855,55 miliar, sedangkan aksi beli asing mencapai Rp781,39 miliar. Tercatat 112 saham menguat, 155 saham melemah dan 97 saham stagnan.

Saham-saham yang menguat di antaranya PT Barito PAcific Tbk (BRPT), PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO), dan PT Trans Power Marine Tbk (TPMA). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).



(izz)
dibaca 7.143x
loading gif
Top