Kemenhub Ingin Angkutan Laut Layak untuk Penumpang

Minggu, 03 Agustus 2014 - 17:55 WIB
Kemenhub Ingin Angkutan...
Kemenhub Ingin Angkutan Laut Layak untuk Penumpang
A A A
JAKARTA - Kelaikan kapal laut selama masa Lebaran 2014 khususnya pada waktu mudik Lebaran atau arus balik mudik, menjadi perhatian utama dari Kementerian Perhubungan.

Dirinya juga secara tegas meminta kepada seluruh otoritas pelabuhan untuk terus memantau kelaiklautan kapal-kapal yang melayani angkutan laut selama angkutan lebaran 2014.

“Saya minta agar setiap kapal yang beroperasi saat angkutan lebaran untuk terus dilakukan pengawasan, lakukan uji petik kapal dan waspadai terus kondisi cuaca, saya tidak mau lagi mendengar ada peristiwa kecelakaan kapal karena kapal tidak laik laut,” tegas Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub), Bambang Susantono dalam rilisnya, Minggu (3/8/2014).

Pada saat yang sama, Ketua Posko Harian Angkutan Lebaran Nasional Terpadu 2014, Imam Hambali melaporkan kepada Wamenhub, jumlah kejadian kecelakaan lalulintas berdasarkan data dari Polri hingga tanggal 1 Agustus 2014 atau H+3 sebanyak 2.196 kejadian. Sedangkan korban meninggal dunia hingga H+3 sebanyak 490 jiwa.

Imam Hambali juga melaporkan perkembangan pemantauan angkutan Lebaran hingga H+4. Telah terjadi kenaikan penumpang kereta api pada H+2 angkutan Lebaran 2014 dibanding dengan H+2 angkutan Lebaran pada 2013. Jumlah penumpang kereta api pada H+2 dilaporkan sebanyak 295.587 orang, meningkat 24,56% dibanding jumlah penumpang H+2 angkutan Lebaran 2013 sebanyak 237.305 orang.

Sedangkan pada angkutan udara terjadi penurunan jumlah penumpang pada H+3 sebesar 17,08%. Berdasarkan pantauan di 24 bandara pada H+3 angkutan Lebaran 2014 jumlah penumpang dilaporkan sebanyak 170.761 orang menurun dibandingkan jumlah penumpang pada H+3 angkutan lebaran 2013 sebanyak 205.945 orang.

Untuk kelancaran angkutan lebaran 2015, Wamenhub mengimbau agar dilakukan penyelesaian jalan tol Cikampek-Palimanan, mengoptimalkan double track kereta api Lintas Utara, meningkatkan kapasitas angkutan laut, pemberian tunjangan hari raya (THR) jauh-jauh hari sebelum Lebaran dan cuti bersama dilakukan sebelum Lebaran.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Lebaran Festive,...
Gelar Lebaran Festive, Gading Festival Ajak Masyarakat Bahagia di Hari Raya
Quality Time Lebaran...
Quality Time Lebaran di Tengah Pembatasan Sosial Akibat Covid-19
Belanja Kebutuhan Lebaran...
Belanja Kebutuhan Lebaran Tetap Tinggi, Capai 63,8%
Lebaran di Tengah Pandemi,...
Lebaran di Tengah Pandemi, Apakah Dianjurkan Berjabat Tangan?
Dari WhatsApp hingga...
Dari WhatsApp hingga Netflix, Ini Biang Kerok Lonjakan Trafik 21% XLSMART Saat Lebaran
Sambut Ramadhan dan...
Sambut Ramadhan dan Lebaran dengan Berbagai Kejutan
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
13 menit yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
37 menit yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
1 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
1 jam yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
1 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved