Ditekan Inflasi, IHSG Ditutup Terkoreksi Tipis ke 5.085,5
Senin, 03 November 2014 - 16:16 WIB
Ditekan Inflasi, IHSG Ditutup Terkoreksi Tipis ke 5.085,5
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari pertama pekan ini berakhir di teritori merah dipicu angka inflasi Oktober tertinggi sejak 5 tahun terakhir atau mencapai 0,47%. IHSG terkoreksi 4,04 poin atau 0,08% ke level 5.085,51.
IHSG pagi tadi dibuka menguat 10,99 poin atau 0,22% ke level 5.100,54. Namun pada akhir sesi I, tergelincir 12,29 poin atau 0,24% ke level 5.077,26.
Sementara IHSG akhir pekan lalu ditutup positif, dengan naik 30,70 poin atau 0,61% ke level 5.089,55. Penguatan tersebut seiring dengan positifnya bursa Asia. Sore ini, bursa Asia mayoritas menguat.
Indeks Hang Seng turun 82,09 poin atau 0,34% ke 23.915,97; indeks Shanghai naik 9,85 poin atau 0,41% ke 2.430,03; dan indeks Straits Times naik 14,07 poin atau 0,43% ke 3.288,32.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,72 triliun dengan 4,90 6miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp181,13 miliar. Tercatat 116 saham naik, 179 saham melemah dan 99 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas ditutup memerah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah industri dasar yang anjlok 1,82%, diikuti tambang susut1,15%. Sedangkan yang menguat tertinggi adalah perkebunan yang naik 1,37%.
Adapun saham yang menguat, diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp200 menjadi Rp57.950, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp100 menjadi Rp6.875, dan PT Global Mediacom Tbk (BMTR) naik Rp30 menjadi Rp1.990.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Indospring Tbk (INDS) anjlok Rp405 menjadi Rp1.695, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp1.175 menjadi Rp27.100, dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp275 menjadi Rp6.425.
(Baca: Mayoritas Sektor Melemah, IHSG Tergelincir ke 5.077)
IHSG pagi tadi dibuka menguat 10,99 poin atau 0,22% ke level 5.100,54. Namun pada akhir sesi I, tergelincir 12,29 poin atau 0,24% ke level 5.077,26.
Sementara IHSG akhir pekan lalu ditutup positif, dengan naik 30,70 poin atau 0,61% ke level 5.089,55. Penguatan tersebut seiring dengan positifnya bursa Asia. Sore ini, bursa Asia mayoritas menguat.
Indeks Hang Seng turun 82,09 poin atau 0,34% ke 23.915,97; indeks Shanghai naik 9,85 poin atau 0,41% ke 2.430,03; dan indeks Straits Times naik 14,07 poin atau 0,43% ke 3.288,32.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,72 triliun dengan 4,90 6miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp181,13 miliar. Tercatat 116 saham naik, 179 saham melemah dan 99 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas ditutup memerah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah industri dasar yang anjlok 1,82%, diikuti tambang susut1,15%. Sedangkan yang menguat tertinggi adalah perkebunan yang naik 1,37%.
Adapun saham yang menguat, diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp200 menjadi Rp57.950, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp100 menjadi Rp6.875, dan PT Global Mediacom Tbk (BMTR) naik Rp30 menjadi Rp1.990.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Indospring Tbk (INDS) anjlok Rp405 menjadi Rp1.695, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp1.175 menjadi Rp27.100, dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp275 menjadi Rp6.425.
(Baca: Mayoritas Sektor Melemah, IHSG Tergelincir ke 5.077)
(rna)
Lihat Juga :