Wall Street Koreksi Dipicu Imbal Hasil Obligasi

Rabu, 13 Mei 2015 - 09:00 WIB
Wall Street Koreksi...
Wall Street Koreksi Dipicu Imbal Hasil Obligasi
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street berakhir terkoreksi pada Selasa waktu setempat karena turunnya imbal hasil obligasi global, yang menyebabkan investor khawatir Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuannya.

Imbal hasil obligasi turun sedikit dari level tertinggi enam bulan. Baru-baru ini, imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) dan Jerman melompat secara tak terduga.

"Dalam jangka pendek, pasar disandera suku bunga," kata Managing Director Plimsoll Mark Capital Jim Awad seperti dilansir dari Reuters, Rabu (13/5/2015).

Imbal hasil Obligasi AS bertenor 10 tahun menyentuh level tertinggi sejak pertengahan November lalu, sebelum akhirnya turun sedikit. Imbal hasil naik, berarti biaya pinjaman menjadi lebih tinggi, sehingga membuat perusahaan makin sulit berekspansi.

"Jika biaya pinjaman naik dapat mengancam pemulihan ekonomi AS, sehingga the Fed memiliki beberapa pilihan terkait dengan suku bunganya," ujar Awad.

Dow Jones Industrial Average turun 36,94 poin atau 0,2% menjadi berakhir pada 18.068,23; indeks S&P 500 kehilangan 6,21 poin atau 0,29% menjadi 2.099,12 dan Nasdaq Composite turun 17,38 poin atau 0,35% ke 4.976,19.

Tercatat sekitar 5,9 miliar saham ditransaksikan di bursa AS, di bawah rata-rata harian selama lima sesi terakhir sebanyak 6,8 miliar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved