Bubarkan Petral, Pertamina Amankan Aset Rp26 Triliun

Rabu, 13 Mei 2015 - 14:34 WIB
Bubarkan Petral, Pertamina...
Bubarkan Petral, Pertamina Amankan Aset Rp26 Triliun
A A A
JAKARTA - Direktur Keuangan PT Pertamina Arif Budiman mengungkapkan, pembubaran Pertamina Energy Trading Limited (Petral) maka perseroan bakal mengamankan asetnya sebesar USD2 miliar atau sekitar Rp26,36 triliun (kurs Rp13.180/USD).

Dia mengatakan, saat ini perseroan telah memulai menghentikan kegiatan Petral sebagai anak usaha dengan memulai proses likuidasi.‎ "Total aset sekitar USD2 miliar (Petral, PES, dan Zambesi). Itu piutang dagang, yang sebetulnya aset Pertamina juga," ucapnya di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (13/5/2015).

Arif menuturkan, sebesar ‎USD2 miliar merupakan piutang dagang yang pada dasarnya milik induk usaha. Untuk aset yang dimiliki Petral sendiri terdapat USD300 juta yang merupakan kas equivalen, dan kapal yang berada di Zambesi senilai USD13 juta. "Jadi kalau ditotal asetnya USD2 miliar," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Pertamina akhirnya memutuskan mulai hari ini resmi membubarkan dan melikuidasi anak usahanya yang bermarkas di Singapura, Petral Group.

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto menuturkan, pihaknya telah melapor ke pemegang saham dan pemerintah mengenai hasil kajian tentang keberadaan Petral, setelah Januari 2015 perseroan melakukan revitalisasi untuk pengadaan minyak ke Integrated Supply Chain (ISC).

‎"Dalam tiga bulan beroperasi, kita melihat dampak positifnya sesuai arahan pemerintah untuk melakukan kajian terhadap Petral. Kami melihat peran Petral sudah tidak signifikan dalam proses bisnis di Pertamina, akhirnya Pertamina memutuskan untuk penghentian kegiatan Petral," jelasnya.

(Baca: Pertamina Resmi Bubarkan Petral)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Percepat Layanan Bisnis...
Percepat Layanan Bisnis secara Otomatis, Shared Services Pertamina Sudah Berjalan di 50 Entitas Bisnis
Tingkatkan Pertumbuhan...
Tingkatkan Pertumbuhan Sektor Pelumas Retail, Pertamina Lubricants (Thailand) Gandeng Iyara Energy Group
Gaungkan Transisi Energi,...
Gaungkan Transisi Energi, Pertamina Gelar Diskusi dan Paparkan Kajian Kebutuhan Energi
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Berita Terkini
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
15 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
21 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
30 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
56 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
1 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved