Faisal Basri Cs Tak Berhasil Temukan Jaringan Mafia Migas

Kamis, 14 Mei 2015 - 11:29 WIB
Faisal Basri Cs Tak...
Faisal Basri Cs Tak Berhasil Temukan Jaringan Mafia Migas
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Ramson Siagian menilai tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas (RTKM) atau tim antimafia migas tidak bisa menemukan jaringan mafia migas nasional.

Menurutnya, rekomendasi menonjol dari tim yang dipimpin Faisal Basri ini hanya penghapusan BBM jenis premium (RON 88). "Itu (dibubarkan) pantas saja, sudah waktunya karena rekomendasi tidak sesuai dengan waktu dibentuk untuk menemukan jaringan mafia migas," ujarnya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (14/5/2015).

Ramson mengatakan, tim antimafia migas belum dapat memaksimalkan efisiensi pengadaan crude oil (minyak mentah) dan BBM itu sendiri. (Baca: ESDM Bubarkan Tim Antimafia Migas).

"Serta untuk menemukan jaringan mafia migas di hulu dan hilir, enam bulan ini nyatanya hanya rekomendasi premium ganti dengan pertamax saja," jelas Ramson.

Anggota Partai Gerindra ini menyatakan, waktu enam bulan yang diberikan pemerintah sudah sesuai. Sementara lembaga terkait dengan Kementerian ESDM tetap akan diawasi pihaknya.

"Pas enam bulan, apanya yang mau direkomendasi, ESDM dan institusi yang terkait migas agar bekerja optimal. Ada SKK Migas, BPH Migas, Pertamina, jadi tentu dengan diawasi DPR RI," pungkas dia.

(Baca: Ini 12 Rekomendasi Akhir Tim Antimafia Migas)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dirjen Migas Dinonaktifkan...
Dirjen Migas Dinonaktifkan Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Sri Mulyani Pegang Teguh...
Sri Mulyani Pegang Teguh Falsafah Jawa: Sepi Ing Pamrih Rame Ing Gawe
Kakorlantas Sebut Reformasi...
Kakorlantas Sebut Reformasi Tata Kelola Samsat Berdampak Peningkatan PAD.
Reformasi Tata Kelola...
Reformasi Tata Kelola Pasar Modal, Analis Ingatkan soal Eksekusi
Sukses Terapkan GRC,...
Sukses Terapkan GRC, Perusahaan Asuransi Ini Diganjar 2 Penghargaan
Pertamina Kembali Masuk...
Pertamina Kembali Masuk Fortune Global 500, Legislator: Sejak Dulu Bisa Jadi Kelas Dunia
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
29 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved