Harga Elpiji 3 Kg di Daerah Makin Tak Terkendali

Jum'at, 15 Mei 2015 - 22:01 WIB
Harga Elpiji 3 Kg di...
Harga Elpiji 3 Kg di Daerah Makin Tak Terkendali
A A A
BANTUL - Harga gas melon alias elpiji 3 kg di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta semakin tak terkendali. Di beberapa wilayah seperti Kecamatan Piyungan, Dlingo dan Banguntapan harga berkisar antara Rp22.000-Rp27.000/tabung.

Bahkan, sejumlah masyarakat mengaku kesulitan mendapatkan gas ukuran 3 kg. Jika mereka mendapatkan, harga yang harus dibayar jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.500.

Di sejumlah wilayah, Pertamina kembali melakukan operasi pasar gas bersubsidi ini. Sayang, operasi tersebut kembali tak melibatkan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul. Instansi yang seharusnya bertugas mengendalikan harga di pasaran tersebut hanya mendapat pemberitahuan dari Himpunan Pengusaha Swasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas).

Ahmad, warga Srimartani Piyungan mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas 3 kg. Dia sudah mencari ke beberapa pangkalan, dan sangat sulit didapatkan. Dia sempat menanyakan ke beberapa penjual elpiji 3 kg ternyata harganya jauh di atas HET seharusnya Rp15.500, seperti yang digembar-gemborkan pemerintah. “Sudah sulit, harga selangit,” ucapnya, Jumat (15/5/2015).

Hal senada disampaikan Sriyono, warga Kecamatan Dlingo. Dia mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas untuk warga miskin ini. Untuk mendapatkannya harus keliling ke beberapa pengecer dan pangkalan untuk mendapatkan sebuah tabung gas.

Dia baru mendapatkan gas dengan harga di kisaran Rp25.000/tabung. Sementara tetangganya ada yang mendapatkan gas 3 kg dengan harga Rp23.000/tabung.

Di daerah Sorowajan Kecamatan Banguntapan, pemilik pangkalan Egis mengaku sudah tak lagi memiliki stok gas 3 kg. Beberapa tetangganya mengeluhkan. “Ada tetangga yang menebus gas 3 kg dengan harga Rp 27.000 di daerah Sokowaten,” ungkapnya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Kabupaten Bantul, Sahadi Suparjo mengatakan telah ada operasi pasar gas bersubsidi di dua kecamatan. Kedua kecamatan tersebut adalah Sedayu dan Banguntapan. Namun, pihaknya tidak mengetahui alasan operasi tersebut.

“Operasi itu inisiatif PT Pertamina dan belum ada koordinasi dengan kami. Kami hanya mendapat informasi dari Hiswana Migas,” ujarnya.

Sahadi membantah operasi ini karena ada kelangkaan dan harga yang melonjak. Sebab, dalam pantauan stok gas sebenarnya masih cukup dan harganya masih normal berkisar Rp 17.000 hingga Rp 18.000.

Dia justru mempertanyakan langkah Pertamina tersebut karena sampai saat ini belum ada koordinasi bahkan penjelasan soal alasan melakukan operasi pasar gas tersebut.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Didorong...
Pemerintah Didorong Evaluasi Harga Gas Bumi
Gas Murah Industri Dipastikan...
Gas Murah Industri Dipastikan Lanjut, Berikut Skema Baru HGBT dan 7 Sektor Penerimanya
Subsidi Gas Industri...
Subsidi Gas Industri Perlu Dikaji Ulang, Ini Alasannya
Penetapan Harga Gas...
Penetapan Harga Gas Bumi Harus Mengakomodasi Kepentingan Semua Pihak
Industri Digerujuk Gas...
Industri Digerujuk Gas Murah, Negara Dapat Apa?
Harga Gas Murah Belum...
Harga Gas Murah Belum Terserap Maksimal, Menperin: Saya Juga Tak Mengerti
Berita Terkini
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
44 menit yang lalu
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
9 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
10 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
10 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
11 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved