BKPM Gaet Komitmen Investasi China Rp218,77 Triliun

Senin, 18 Mei 2015 - 10:53 WIB
BKPM Gaet Komitmen Investasi...
BKPM Gaet Komitmen Investasi China Rp218,77 Triliun
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggaet komitmen investasi dari perusahaan China sebesar USD16,7 miliar atau setara Rp218,77 triliun (kurs Rp13.100/USD).

Investasi itu berhasil diraih BKPM setelah pekan lalu mengunjungi Korea Selatan dan menggelar acara forum bisnis untuk investor China di Beijing, Kamis (14/5/2015).

"Forum tersebut dihadiri 120 perusahaan China, termasuk perusahaan asing di China dari berbagai bidang usaha, lembaga keuangan dan perbankan serta asosiasi pengusaha China," kata Kepala BKPM Franky Sibarani dalam rilisnya, Senin (18/5/2015).

Dia mengungkapkan, hasil konkret dari forum tersebut, BKPM mencatat ada lima perusahaan China akan berinvestasi di Indonesia senilai USD16,7 miliar, dengan rincian USD700 juta telah mengajukan izin prinsip dan USD16 milliar dalam tahap penjajakan minat di sektor energi, pertambangan, infrastruktur, industri pengolahan dan industri automotif.

Dia menjelaskan, kegiatan forum bisnis tersebut bertujuan untuk memberikan informasi tangan pertama kepada pengusaha China, sehingga memperoleh informasi akurat tentang potensi serta prosedur berinvestasi di Indonesia.

Selain itu, kata Franky, forum ini merupakan upaya untuk meningkatkan realisasi investasi China di Indonesia yang masih belum terlalu besar.

”Kami menyadari walaupun tren rencana investasi China selalu mengalami peningkatan dalam lima tahun terakhir, yaitu mencapai USD23,3 miliar, namun realisasi investasi ternyata hanya mencapai 7% saja," jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, BKPM berencana akan membuka ss kantor perwakilan BKPM di China untuk membantu investor negara Tirai Bambu tersebut merealisasikan investasinya di Indonesia.

Dalam forum bisnis tersebut juga hadir Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang memaparkan tentang potensi investasi di wilayahnya dan mengajak pengusaha China memanfaatkan peluang di bidang industri padat karya, industri pengolahan serta pariwisata yang merupakan sektor-sektor prioritas di Jawa Tengah.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Serabutan Sedot Investasi,...
Serabutan Sedot Investasi, Besar atau Kecil Tetap Dilayani
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
Berita Terkini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
6 menit yang lalu
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
9 jam yang lalu
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
11 jam yang lalu
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
11 jam yang lalu
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
12 jam yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
12 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved