Kalbe Farma Pangkas Target karena Kondisi Makro

Senin, 18 Mei 2015 - 15:01 WIB
Kalbe Farma Pangkas...
Kalbe Farma Pangkas Target karena Kondisi Makro
A A A
JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) memangkas target penjualan bersih sepanjang tahun ini menjadi 7%-9% dari sebelumnya 11% karena kondisi makro ekonomi yang belum stabil.

Direktur Keuangan sekaligus sekretaris perusahaan Kalbe Farma Vidjongtius mengatakan, penurunan target tersebut bukan karena ditariknya obat bisu, Bunavest Spinal dari peredaran.

"Penarikan Buvanest Spinal sudah selesai sejak Februari tahun ini. Target menurun karena kondisi makro ekonomi," katanya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, (18/5/2015).

Sebelumnya, perseroan juga menyatakan merevisi target laba bersih menjadi 9%-11% dari sebelumnya 14%-16%.

Semenatar dia mengungkapkan, kontribusi obat produksinya yang menyebabkan korban jiwa tersebut sangat minim terhadap penjualan perusahaan, hanya di bawah 10%.

"Sangat kecil kontribusinya, di bawah itu (10%)," ujarnya.

Kendati demikian, Vidjongtius menegaskan perseroan sudah menarik obat tersebut dari peredaran pasca kematian dua orang pasien di Rumah Sakit Siloam Karawaci, Banten beberapa waktu lalu.

"Sudah ditarik semua dari peredaran. Sekarang itu sudah selesai semua," jelas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar RUPST, Kalbe Farma...
Gelar RUPST, Kalbe Farma Bagikan Dividen Rp937,5 Miliar
Kalbe Bangun Kemitraan...
Kalbe Bangun Kemitraan dengan Pemerintah dalam Pengembangan Teknologi Stem Cell
Kalbe Terima Fasilitas...
Kalbe Terima Fasilitas Pinjaman Rp1 Triliun dari BNI
Fundraising Karyawan...
Fundraising Karyawan Kalbe Senilai Rp251 Juta Bantu Pengobatan Gratis
Kalbe Perkuat Hilirisasi...
Kalbe Perkuat Hilirisasi Riset Lewat RKSA 2025
Kimia Farma-Kalbe Farma...
Kimia Farma-Kalbe Farma Teken Mou di Bidang Layanan Kesehatan
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved