Pengusaha Ajak Semua Pihak Selidiki Beras Plastik

Selasa, 19 Mei 2015 - 16:38 WIB
Pengusaha Ajak Semua...
Pengusaha Ajak Semua Pihak Selidiki Beras Plastik
A A A
JAKARTA - Ketua Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Nellys Soekidi meminta semua pihak untuk menyelidiki dengan teliti isu adanya peredaran beras palsu dari plastik.

"Harus dicari dulu kebenarannya, disediliki sebetul-betulnya, karena ini menyangkut hajar hidup orang banyak. Kalau ada, itu di mana ditemukannya, belinya di mana, dapatnya dari mana. Jadi, harus ditelusuri, jangan sampai meresahkan masyarakt," katanya saat dihubungi Sindonews, Selasa (19/5/2015).

Dia mengaku sudah mendengar kabar tersebut, namun hingga saat ini belum mengetahui kebenarannya. Namun, sudah meminta kepada para pengusaha beras untuk bersama-sama menelusuri keberadaan beras palsu tersebut.

"Sepengetahuan saya katanya dari China, berarti ada importirnya. Jika benar-benar ada importinya dan memang sudah ada korban, maka sebenernya mudah untuk menelusuri hal ini. Saya prihatin atas kondisi ini jika hal tersebut benar-benar ada," jelasnya.

Pihaknya juga meminta semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, dan pedagang mempunyai kewajiban untuk menyelidiki kasus tersebut. Jika memang ditemukan pelakunya, maka harus ditindak dengan tegas.

Sebagai pengusaha yang sudah puluhan tahun menggeluti bisnis ini, Nellys pun merasa punya tanggung jawab moral untu mencari kebenaran kabar adanya beras plastik tersebut bersama para pengusaha lainnya.

"Selaku pengusaha, kita tanggung ajwab moral untuk menyelidiki tingkat kebenarannya. Karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak," tandas Nellys.

(Baca: Mendag Bantah Beredar Beras Palsu dari Plastik)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Anomali Harga Beras...
Anomali Harga Beras Bikin Boncos Rp99 T, Pemerintah Ultimatum Pelaku Usaha 2 Minggu
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Awas, Harga Beras Dapat...
Awas, Harga Beras Dapat Mencapai 30 Ribu per Kilo, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved