IHSG Diprediksi pada Kisaran 5.175-5.265
Rabu, 03 Juni 2015 - 08:08 WIB
IHSG Diprediksi pada Kisaran 5.175-5.265
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi akan bergerak pada kisaran 5.175-5.265.
"IHSG akan bergerak mixed cenderung menguat tertahan dengan range pergerakan 5.175-5.265," kata analis Reliance Securities Lanjar Nafi, Rabu (3/6/2015).
Dia menjelaskan, sentimen yang bisa dicermati pasca libur di Bursa Indonesia, di antaranya data gross domestic product kuartal I di Australia, penghasilan sektor jasa di Jepang serta Eropa, dan tingkat penjualan retail di Eropa dengan ekspektasi cukup positif.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan, di antaranya ASII, BBRI, BMRI, DILD, GIAA, KIJA, RALS, dan UNTR.
Sementara, IHSG awal pekan ini ditutup melemah tipis setelah pada preclosing investor domestik meningkatkan aksi pembelian saham. IHSG ditutup turun 2,56 poin atau 0,05% di level 5.213,82. H
Hasil survei inflasi Indonesia year on year (yoy) yang naik menjadi 7,15% dari 6,79% membuat investor asing kembali berhati-hati, sehingga terlihat belum adanya pergerakan yang berarti pada capital flow, di mana masih tercatat net sell sebesar Rp24,67 miliar.
"IHSG akan bergerak mixed cenderung menguat tertahan dengan range pergerakan 5.175-5.265," kata analis Reliance Securities Lanjar Nafi, Rabu (3/6/2015).
Dia menjelaskan, sentimen yang bisa dicermati pasca libur di Bursa Indonesia, di antaranya data gross domestic product kuartal I di Australia, penghasilan sektor jasa di Jepang serta Eropa, dan tingkat penjualan retail di Eropa dengan ekspektasi cukup positif.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan, di antaranya ASII, BBRI, BMRI, DILD, GIAA, KIJA, RALS, dan UNTR.
Sementara, IHSG awal pekan ini ditutup melemah tipis setelah pada preclosing investor domestik meningkatkan aksi pembelian saham. IHSG ditutup turun 2,56 poin atau 0,05% di level 5.213,82. H
Hasil survei inflasi Indonesia year on year (yoy) yang naik menjadi 7,15% dari 6,79% membuat investor asing kembali berhati-hati, sehingga terlihat belum adanya pergerakan yang berarti pada capital flow, di mana masih tercatat net sell sebesar Rp24,67 miliar.
(rna)
Lihat Juga :