Pemerintah Akan Tata Obat Ilegal Ternak

Rabu, 03 Juni 2015 - 14:05 WIB
Pemerintah Akan Tata...
Pemerintah Akan Tata Obat Ilegal Ternak
A A A
JAKARTA - Dirjen Peternakan dan Kesehatan hewan Kementerian Pertanian Muladno Basar mengatakan, akan melakukan penataan dan pengendalian terhadap obat-obat ilegal yang memacu pertumbuhan hewan ternak.

Seperti diketahui, saat ini peternakan tengah digegerkan dengan berita mengenai penggunaan obat untuk memacu pertumbuhan hewan ternak.

"Pasti akan ada penataan. Saya sendiri belum tahu apa dampak dan akibat dari penggunaan obat ilegal untuk memacu pertumbuhan hewan ternak," katanya di Kementan, Jakarta, Rabu (3/6/2015).

Pihaknya akan menanyakan oraang yang berkompeten untuk menjelaskan hal itu. Namun yang jelas, penggunaan obat-obat tersebut tidak baik. "Kita juga akan bicarakan dengan para pengusaha kalau ada yang membahayakan publik, itu harus ditata. Kita bisa buat SOP, juga perketat pemeriksaan premiks apakah menggunakan bahan berbahaya atau tidak," katanya.

Pemerintah, lanjut dia, harus bersikap tegas sehingga jika diketahui ada yang melanggar maka akan disanksi. "Selama ini memang belum ada aturan dan sanksi terkait hal itu. Kalau sudah sangat meresahkan, pemerintah akan brtindak. Minggu depan akan kita upayakan pertemuan dengan pengusaha penggemukan sapi," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wow BEEF Membangun Pusat...
Wow BEEF Membangun Pusat Peternakan Terintegrasi di Subang Kapasitas 28.000 Ton
Jelang Purna Tugas,...
Jelang Purna Tugas, Puluhan Polisi Kembangkan Minat Berternak
Bulukumba Optimalkan...
Bulukumba Optimalkan Potensi Sektor Peternakan Lewat Kampung Sapi
Telur Tetas Asal Klaten...
Telur Tetas Asal Klaten Terbang ke Vietnam, Sektor Perunggasan Tumbuh Positif
Warga Pagenggang Lebak...
Warga Pagenggang Lebak Apresiasi Peternakan Sistem Close House
Tidak Punya Izin, Peternakan...
Tidak Punya Izin, Peternakan Babi di Klaten Ditutup Sat Pol PP
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
20 menit yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
51 menit yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
2 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved