Pemerintah Antisipasi Pertumbuhan Urbanisasi 68%

Minggu, 07 Juni 2015 - 09:11 WIB
Pemerintah Antisipasi...
Pemerintah Antisipasi Pertumbuhan Urbanisasi 68%
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURR) berupaya mengantisipasi pertumbuhan urbanisasi akibat ketimpanganekonomi antara kota dan daerah. Sebanyak 68% penduduk diperkirakan akan tinggal di perkotaan pada 2025.

Sebab itu, negara-negara di dunia termasuk Indonesia, sedang menghadapi tantangan terkait pengelolaan urbanisasi berkelanjutan.

"Urbanisasi berkelanjutan memiliki peran kunci dalam pembangunan permukiman, karena dari segi positif urbanisasi dapat meningkatkan pembangunan ekonomi. Namun, kondisi tersebut memberi tantangan bagi pemerintah pusat dan daerah untuk menyediakan permukiman berkelanjutan, disertai infrastruktur yang layak, sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk di perkotaan," ujar Direktur Jenderal Cipta Karya, Andreas Suhono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/6/2015).

Dia menuturkan, masalah ubanisasi telah dibahas dalam National Urban Forum, meliputi pencapaian serta tantangan pembangunan permukiman perkotaan di Indonesia dalam kerangka Sustainable Urban Development (SDGs). Selain itu, dibahas pula praktik-praktik terbaik pembangunan permukiman perkotaan dari beberapa kota, yaitu Surabaya, Banjarmasin dan Banyuwangi dalam mewujudkan kota layak huni dan berkelanjutan secara inklusif.

"National Urban Forum merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan pemerintah untuk meningkatkan kepedulian seluruh pihak di bidang pembangunan permukiman dan perkotaan berkelanjutan," terang Andreas.

Adapun beberapa isu terkait masalah urbanisasi yang perlu diaplikasikan adalah pemenuhan perumahan dan sarana dasar di tingkat permukiman yang sesuai dengan karakteristik lingkungan setempat.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukung Pemulihan Ekonomi,...
Dukung Pemulihan Ekonomi, Menteri Basuki Target Jembatan Sei Rampung 2021
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Pemulihan Jayapura dan...
Pemulihan Jayapura dan Wamena, PUPR Gandeng BUMN Karya dan Kontraktor Lokal
Menteri Basuki Perbaiki...
Menteri Basuki Perbaiki 2.000 Rumah Tidak Layak Huni di Bengkulu
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Menteri Basuki Optimalkan Infrastruktur Tampungan Air
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
3 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
3 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
3 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
4 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
4 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
4 jam yang lalu
Infografis
Antisipasi NATO, Putin...
Antisipasi NATO, Putin Panggil 160.000 Pemuda untuk Wajib Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved