Indeks S&P Menguat Didukung Saham Keuangan

Rabu, 10 Juni 2015 - 08:50 WIB
Indeks S&P Menguat Didukung...
Indeks S&P Menguat Didukung Saham Keuangan
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Sealsa waktu setempat berakhir variatif, dengan indeks S&P 500 berhasil menguat dari koreksi tiga hari didukung saham sektor keuangan dan konsumsi.

Saham perusahaan biotek menyeret koreksi terbesar, termasuk Biogen yang turun 1,1% menjadi USD382. Sektpr bioteks di indeks Nasdaq susut 0,7%.

Sektor keuangan di indeks S&P menguat 0,3%, dibantu oleh prospek naiknya suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed), sementara sektor konsumsi di indeks S&P naik 0,5%, dipimpin oleh kenaikan saham Procter & Gamble sebesar 1,5% menjadi USD78,90.

"Orang-orang menunggu waktu Fed ketika datang ke sektor ini (keuangan). Orang-orang tidak mau ketinggalan," kata Wakil Presiden Stuart Frankel & Co Andrew Frankel seperti dilansir dari Reuters, Rabu (10/6/2015).

Sementara data ekonomi yang kuat memberi pandangan bahwa Federal Reserve bisa menaikkan suku bunga pada September mendatang.

Data menunjukkan bahwa jumlah lowongan pekerjaan AS melonjak ke rekor tinggi pada April dan kepercayaan bisnis sedikit meningkat pada Mei, memberi tanda bahwa ekonomi telah mendapatkan kembali momentumnya setelah tersandung pada awal tahun ini.

Dow Jones Industrial Average ditutup turun 2,51 poin atau 0,01% ke 17.764,04; indeks S&P 500 naik 0,87 poin atau 0,04% ke 2.080,15; dan Nasdaq Composite turun 7,76 poin atau 0,15% ke 5.013,87.

Sekitar 5,9 miliar saham ditransaksikan di bursa AS, di bawah rata-rata harian sepanjang bulan ini sebanyak 6,1 miliar lembar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
1 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
1 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
1 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
2 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
2 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved