IHSG Berpotensi Menguji Resistance 5.025

Kamis, 11 Juni 2015 - 08:59 WIB
IHSG Berpotensi Menguji...
IHSG Berpotensi Menguji Resistance 5.025
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdgangan hari ini berpotensi menguji resistance berikutnya di level 5.025.

Analis senior HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, aksi bargain hunting pelaku pasar akhirnya membuat IHSG mental dari posisi rendah enam bulan terakhir untuk menguji resistance berikutnya di price gap atas 5.025 dan 5.200

"Secara teknikal bisa dikatakan aman bila IHSG dapat reli di atas 5.025 dan close di atas level tersebut," katanya, Kamis (11/6/2015).

Dia memprediksi, IHSG akan berada pada kisaran support 4.912-4.835-4.775, sedangkan resistance pada kisaran 5.020-5.100-5.146-5.210.

Sementara itu, Yuganur merekomendasikan untuk mengakumulasi beberapa pilihan saham unggulan dan lapis dua, yang sudah cukup terkoreksi dalam selama ini. Adapun saham tersebut, yakni:

1. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dengan trading target Rp2.945

Koreksi di emiten perbankan big cap telekomunikasi ini akibat efek tekanan IHSG dapat digunakan sebagai kesempatan positioning buy dalam pola medium term uptrend yang mulai terbentuk kembali.

Entry (1) Rp2.845, entry (2) Rp2.815, cut loss point: Rp2.775

2. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dengan trading target Rp42.175

Kami melihat bahwa koreksi di emiten big cap konsumer dengan valuasi super premium namun dengan ROE sangat tinggi ini sangat menarik di akumulasi dalam patter long term uptrend yang masih relatif berjalan ini.

Entry (1) Rp41.150, entry (2) Rp40.750, cut loss point: Rp39.700

3. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dengan trading target Rp6.100


Kami melihat koreksi selama lebih dari seminggu di emiten perbankan BUMN ini dapat dijadikan kesempatan bargain hunting untuk membangun posisi sebelum terjadi pembalikan arah jangka pendek tren ke atas.

Entry (1) Rp5.925, entry (2) Rp5.875, cut loss point: Rp5.775

4. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dengan trading target Rp7.075

Kami melihat emiten konsumer big cap holding menarik di akumulasi pada proses konsolidasi menunggu teknikal rebound dari low sebulan terakhir untuk kembali di atas level resistance psikologis Rp7.075.

Entry (1) Rp6.675, entry (2) Rp6.575, cut loss point: Rp6.475
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Betah di Zona Hijau,...
Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik Hampir 1% ke Level 6.107
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
5 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
5 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
6 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
6 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
7 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
7 jam yang lalu
Infografis
Wilayah Pesisir yang...
Wilayah Pesisir yang Berpotensi Dilanda Banjir Rob hingga 21 Juni
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved