DOID Jajaki Perpanjangan Kontrak dengan Adaro

Kamis, 11 Juni 2015 - 15:58 WIB
DOID Jajaki Perpanjangan...
DOID Jajaki Perpanjangan Kontrak dengan Adaro
A A A
JAKARTA - PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) melalui anak usahnya PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) berencana memperpanjang kontrak kerja sama dengan PT Adaro Indonesia hingga 2018.

Presiden Direktur Bukit Makmur Mandiri Utama Ronald Sutardja mengatakan, perseroan telah menjalin kerja sama dengan Adaro sejak 2002. Dari kerja sama ini, produksi batu baru sepanjang tahun lalu mencapai 56,2 juta ton.

"Kontrak terakhir dengan Adaro berlanjut sejak 2009-2015. Saat ini, kami siap untuk melakukan kontrak extension dengan Adaro hingga 2018," kata Ronald dalam paparan publik DOID di Jakarta, Kamis (11/6/2015).

Menurutnya, kontrak kerja sama BUMA dengan Adaro seharusnya habis pada kuartal II/2015. Meski demikian, perseroan tengah menjajaki memperpanjang kontrak selama empat tahun ke depan.

Perseroan pada tahun ini memang berambisi menambah jumlah kontrak baru. Hal tersebut sebagai upaya DOID untuk memperluas pelanggan dari produksi batu bara yang dihasilkan. Sepanjang tahun 2014, perusahaan telah memproduksi batu bara sebanyak 31 juta ton batu bara.

Sementara Direktur Keuangan Delta Dunia Makmur Eddy Porwanto menambahkan, perseroan saat ini memberikan perpanjangan temporary dengan Adaro selama enam bulan. Terkait perpanjangan kontrak masih dalam tahap administrasi.

"Nilai kontraknya sama seperti sebelumnya, saat ini masih dalam tahap administasi. Kami berharap bisa diperpanjang kontraknya hingga empat tahun lagi," imbuhnya.

Menurut dia, dalam satu hingga dua bulan ke depan, DOID juga akan memperoleh tambahan kontrak baru. Meskipun enggan menjelaskan perusahaan yang dibidik, namun kata Eddy, volume produksi batu bara dari rekanan baru tersebut cukup besar jumlahnya.

"Pemesanan batu bara saat ini memang masih dipengaruhi oleh China. Selama di negara itu masih dalam tekanan, harga batu bara tetap akan rendah. Belum ada negara yang menggantikan untuk volume pemesanan dari China, termasuk India," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BUMA Terbitkan Obligasi...
BUMA Terbitkan Obligasi I Tahun 2023, Masa Penawaran Berakhir Besok
Rilis Bond Rp7,43 Triliun,...
Rilis Bond Rp7,43 Triliun, Delta Dunia Makmur Tebar Dividen
Mantul, Laba Produsen...
Mantul, Laba Produsen Indomie Tembus Rp2,8 Triliun
Cari Pengganti Gandum,...
Cari Pengganti Gandum, Indofood Siap Dukung Pengembangan Sorgum
Masih Pandemi, Induk...
Masih Pandemi, Induk Usaha Indomaret Raup Cuan Rp60,8 Miliar
Lulusan SMA-S1 Merapat!...
Lulusan SMA-S1 Merapat! PT Indofood Buka Lowongan Terbaru
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
21 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved