Investor Malaysia Didesak Lirik Palembang dan Belitung

Senin, 15 Juni 2015 - 10:47 WIB
Investor Malaysia Didesak...
Investor Malaysia Didesak Lirik Palembang dan Belitung
A A A
KUALA LUMPUR - Investor Malaysia didesak untuk mengeksplorasi peluang bisnis di Palembang dan Belitung, Indonesia, tempat-tempat yang masih belum banyak diketahui masyarakat umum.

Presiden Malindo Business and Culture Center (MBCC) Datuk Seri Abdul Rahman Bakar mengatakan, kedua kabupaten tersebut memiliki potensi ekonomi baik karena sumber daya alam yang kaya seperti mineral dan batubara, serta timah.

"Di Palembang, ada sumber daya banyak mineral. Di Belitung masih banyak lahan terbuka untuk eksplorasi. Pada saat yang sama, ada daerah lain seperti perikanan dan pertanian dan pembangunan infrastruktur yang harus dipertimbangkan," kata dia seperti dikutip dari laman Bernama, Senin (15/6/2015).

"Belitung memiliki pantai yang indah dengan potensi untuk mendirikan hotel dan program homestay, serta perumahan, sementara tanah di sana murah," ujarnya.

Menurut Abdul Rahman, sektor lain di Palembang dan Belitung adalah pembangunan perguruan tinggi, pusat perbelanjaan serta infrastruktur yang kompatibel dengan daerah.

"Saya saat ini meminta Malaysia untuk fokus pada dua kabupaten ini karena visibilitas yang rendah dalam hal peluang untuk dieksplorasi dan akan memperluas minat kepada orang lain pada waktunya," tuturnya.

Sementara itu, Counsellor Ekonomi Kedutaan Besar Indonesia Hendra Satya Pramana mengatakan, investor Malaysia dipersilakan untuk berinvestasi di dalam negeri.

"Indonesia saat ini berkembang dan kami membutuhkan banyak dukungan dari tetangga seperti Malaysia dalam hal kerja sama ekonomi, khususnya investasi," kata Hendra.

"Forum ini merupakan kesempatan baik bagi kita untuk berbagi informasi tentang Indonesia, dan secara khusus terkait dengan potensi investasi di daerah sebagai Palembang dan Belitung," tambahnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bahlil: Pertumbuhan...
Bahlil: Pertumbuhan Ekonomi RI Terbaik di G20, Tapi Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Malaysia Masuk 5 Besar...
Malaysia Masuk 5 Besar Investor Terbesar, Bahlil: Bukan Uang Orang Malaysia
Setelah Microsoft, Malaysia...
Setelah Microsoft, Malaysia Bungkus Investasi Google Rp32 Triliun
Indonesia Salip Malaysia...
Indonesia Salip Malaysia dalam Peringkat Daya Saing Dunia 2024, RI Nomor 27
Rekor! Perusahaan Malaysia...
Rekor! Perusahaan Malaysia Jual 74 Ton Emas dengan Total 1,5 Juta Pelanggan
Kunjungan ke Singapura...
Kunjungan ke Singapura dan Malaysia, Presiden Sebut akan Bertemu PM Malaysia
Berita Terkini
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
25 menit yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
33 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
2 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
3 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved