IHSG Ditutup Cetak Rekor Terburuk Tahun Ini
Senin, 15 Juni 2015 - 16:21 WIB
IHSG Ditutup Cetak Rekor Terburuk Tahun Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini berakhir terkapar ke rekor terburuk tahun ini. IHSG ambruk 98,02 poin atau 1,99% ke level 4.837,79.
Level terburuk sebelumnya terjadi pada 9 Juni 2015. Hari itu IHSG ditutup menyentuh level 4.899,88.
Sementara pelemahan hari ini dimulai sejak pagi tadi, di mana IHSG dibuka melemah tertular bursa Asia. IHSG tergerus 9,47 poin atau 0,19% ke level 4.926,35 dan pada akhir sesi I, IHSG makin melemah ke level 4.877,52. (Baca: IHSG Dibuka Melemah Tertular Bursa Asia)
Sementara IHSG akhir pekan lalu ditutup berhasil naik 7,00 poin atau 0,14% ke level 4.935,82. Hari ini, bursa Asia berakhir memerah.
Indeks Shanghai turun 103,36 poin atau 2,00% ke 5.062,99; indeks Hang Seng anjlok 418,73 poin atau 1,53% ke 26.861,81; indeks Straits Times terkoreksi 31,93 poin atau 0,95% ke 3.321,92; dan indeks Nikkei 225 melemah 19,29 poin atau 0,09% ke 20.387,79.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,59 triliun dengan 4,04 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp83,21 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,53 triliun dan aksi beli Rp1,61 triliun. Tercatat 52 saham menguat, 247 saham melemah dan 80 saham stagnan.
Sementara sektor saham hari ini semuanya ditutup melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah properti, yang anjlok 3,31%, diikuti perkebunan susut 3,10%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp325 menjadi Rp44.325, PT Indosat Tbk (ISAT) naik Rp80 menjadi Rp3.970 dan PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) naik Rp45 menjadi Rp1.595.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp200 menjadi Rp6.875, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp110 menjadi Rp3.290 dan PT BISI International Tbk (BISI) turun Rp65 menjadi Rp1.370.
(Baca: IHSG Sesi I Ditutup Terkoreksi Makin Dalam)
Level terburuk sebelumnya terjadi pada 9 Juni 2015. Hari itu IHSG ditutup menyentuh level 4.899,88.
Sementara pelemahan hari ini dimulai sejak pagi tadi, di mana IHSG dibuka melemah tertular bursa Asia. IHSG tergerus 9,47 poin atau 0,19% ke level 4.926,35 dan pada akhir sesi I, IHSG makin melemah ke level 4.877,52. (Baca: IHSG Dibuka Melemah Tertular Bursa Asia)
Sementara IHSG akhir pekan lalu ditutup berhasil naik 7,00 poin atau 0,14% ke level 4.935,82. Hari ini, bursa Asia berakhir memerah.
Indeks Shanghai turun 103,36 poin atau 2,00% ke 5.062,99; indeks Hang Seng anjlok 418,73 poin atau 1,53% ke 26.861,81; indeks Straits Times terkoreksi 31,93 poin atau 0,95% ke 3.321,92; dan indeks Nikkei 225 melemah 19,29 poin atau 0,09% ke 20.387,79.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,59 triliun dengan 4,04 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp83,21 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,53 triliun dan aksi beli Rp1,61 triliun. Tercatat 52 saham menguat, 247 saham melemah dan 80 saham stagnan.
Sementara sektor saham hari ini semuanya ditutup melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah properti, yang anjlok 3,31%, diikuti perkebunan susut 3,10%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp325 menjadi Rp44.325, PT Indosat Tbk (ISAT) naik Rp80 menjadi Rp3.970 dan PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) naik Rp45 menjadi Rp1.595.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp200 menjadi Rp6.875, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp110 menjadi Rp3.290 dan PT BISI International Tbk (BISI) turun Rp65 menjadi Rp1.370.
(Baca: IHSG Sesi I Ditutup Terkoreksi Makin Dalam)
(rna)
Lihat Juga :