Asia Mayoritas Memerah, IHSG Dibuka Berhasil Positif
Selasa, 16 Juni 2015 - 09:21 WIB
Asia Mayoritas Memerah, IHSG Dibuka Berhasil Positif
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka balik arah positif di tengah memerahnya mayoritas bursa Asia. IHSG menguat 8,81 poin atau 0,18% ke level 4.846,60.
IHSG kemarin berakhir terkapar ke rekor terburuk tahun ini. IHSG ambruk 98,02 poin atau 1,99% ke level 4.837,79. Level terburuk sebelumnya terjadi pada 9 Juni 2015. Hari itu IHSG ditutup menyentuh level 4.899,88. (Baca: IHSG Ditutup Cetak Rekor Terburuk Tahun ini)
Pelemahan itu sejalan dengan koreksi bursa Asia. Sementara pagi ini, bursa Asia dibuka mayoritas memerah.
Indeks Shanghai turun 38,67 poin atau 0,76% ke 5.024,32; indeks Hang Seng menguat 3,13 poin atau 0,01% ke 26.864,94; indeks Straits Times terkoreksi 14,26 poin atau 0,43% ke 3.308,87; dan indeks Nikkei 225 melemah 72,25 poin atau 0,35% ke 20.315,54.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp21 miliar dengan 6 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp4,39 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp15,27 miliar dan aksi beli Rp19,66 miliar. Tercatat 19 saham menguat, 16 saham melemah dan 10 saham stagnan.
Sementara sektor saham hari ini mayoritas dibuka menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri, yang naik 0,79%, diikuti perdagangan naik 0,58%. Sedangkan yang melemah, yakni perkebunan susut 0,87% dan tambang minus 0,06%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp375 menjadi Rp16.700, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp150 menjadi Rp5.650 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp150 menjadi Rp43.650.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp300 menjadi Rp40.000, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp250 menjadi Rp22.225 dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) turun Rp100 menjadi Rp5.900.
(Baca: IHSG Diproyeksi Kembali Melemah, Lirik Saham Ini)
IHSG kemarin berakhir terkapar ke rekor terburuk tahun ini. IHSG ambruk 98,02 poin atau 1,99% ke level 4.837,79. Level terburuk sebelumnya terjadi pada 9 Juni 2015. Hari itu IHSG ditutup menyentuh level 4.899,88. (Baca: IHSG Ditutup Cetak Rekor Terburuk Tahun ini)
Pelemahan itu sejalan dengan koreksi bursa Asia. Sementara pagi ini, bursa Asia dibuka mayoritas memerah.
Indeks Shanghai turun 38,67 poin atau 0,76% ke 5.024,32; indeks Hang Seng menguat 3,13 poin atau 0,01% ke 26.864,94; indeks Straits Times terkoreksi 14,26 poin atau 0,43% ke 3.308,87; dan indeks Nikkei 225 melemah 72,25 poin atau 0,35% ke 20.315,54.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp21 miliar dengan 6 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp4,39 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp15,27 miliar dan aksi beli Rp19,66 miliar. Tercatat 19 saham menguat, 16 saham melemah dan 10 saham stagnan.
Sementara sektor saham hari ini mayoritas dibuka menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri, yang naik 0,79%, diikuti perdagangan naik 0,58%. Sedangkan yang melemah, yakni perkebunan susut 0,87% dan tambang minus 0,06%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp375 menjadi Rp16.700, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp150 menjadi Rp5.650 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp150 menjadi Rp43.650.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp300 menjadi Rp40.000, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp250 menjadi Rp22.225 dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) turun Rp100 menjadi Rp5.900.
(Baca: IHSG Diproyeksi Kembali Melemah, Lirik Saham Ini)
(rna)
Lihat Juga :