Usulan Kenaikan Tarif Tol Tak Sejalan Efesiensi Logistik

Selasa, 16 Juni 2015 - 23:17 WIB
Usulan Kenaikan Tarif...
Usulan Kenaikan Tarif Tol Tak Sejalan Efesiensi Logistik
A A A
JAKARTA - Supply Chain Indonesia (SCI) tidak setuju dengan Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) yang mengusulkan tarif tol di jalur pantai utara Jawa dikerek lebih tinggi sehingga distribusi barang dalam jumlah besar bisa beralih ke kereta api dan kapal. Mereka menilai langkah itu tak sejalan dengan efisiensi logistik.

Ketua Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi berpendapat usulan kontraproduktif dengan upaya meningkatkan efisiensi logistik nasional. Kenaikan tarif tol berpotensi semakin membebani usaha transportasi jalan (trucking) karena biaya operasional, biaya depresiasi, dan biaya maintenance yang sudah sangat tinggi.

"Biaya yang tinggi itu terutama karena tingkat utilisasi armada yang rendah akibat kemacetan dan antrean di simpul logistik, seperti pelabuhan, serta tingkat kerusakan jalan yang tinggi," ujarnya, dalam keterangan tertulis kepada Sindonews, Selasa (16/6/2015).

Di lain sisi, kata dia, peranan moda transportasi jalan sangat penting dengan mengangkut sekitar 90% volume barang di Indonesia. Trucking diperlukan karena aksesibilitas yang tinggi. Dalam penggunaan kapal dan kereta untuk pengangkutan barang pun, trucking tetap diperlukan sebagai feeder.

"Jika tarif jalan tol dinaikkan bagi armada pengangkut barang, hal ini akan berdampak pula terhadap biaya logistik yang akan ditanggung perusahaan-perusahaan manufaktur dan pemilik barang lainnya," tegas Setijadi.

SCI berpendapat, upaya pengalihan pengangkutan barang dari moda transportasi jalan ke moda transportasi laut dan rel kereta api, seharusnya bukan dilakukan dengan menaikkan biaya trucking.

"Lebih tepat upaya dilakukan dengan mengefisienkan moda transportasi laut dan rel kereta api, serta mengintegrasikannya dalam sistem transportasi multimoda dengan transportasi laut sebagai backbone," jelasnya.

Peningkatan efisiensi moda transportasi laut dan rel kereta dilakukan dengan kebijakan penggunaan BBM bersubsidi untuk kapal pengangkut barang dan kereta api. Kemudian, pemberian insentif bagi kapal barang dan kereta api sebagai moda transportasi rendah karbon.

Dilanjutkan, peningkatan kapasitas, fasilitas, dan produktivitas pelabuhan dan stasiun kereta api. Peningkatan aksesibilitas antara pelabuhan dan stasiun kereta api dengan titik asal/tujuan barang, seperti kawasan industri. Terakhir, pengintegrasian antar moda transportasi, termasuk dengan membangun akses rel ke pelabuhan.

"Jika sistem transportasi multimoda sudah terbentuk, maka dengan sendirinya akan terjadi pengalihan muatan ke moda transportasi yang lebih efisien," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tarif 30 Ruas Tol Bakal...
Tarif 30 Ruas Tol Bakal Naik, Pengusaha Logistik Akan Migrasi ke Jalan Nasional
Tarif 30 Ruas Tol Bakal...
Tarif 30 Ruas Tol Bakal Naik, Asosiasi Logistik: Dampaknya Cukup Serius
Pebisnis Logistik Sulselbar...
Pebisnis Logistik Sulselbar Sebut Penyesuaian Tarif Tol Tidak Rasional
Pengusaha Logistik Teriak...
Pengusaha Logistik Teriak Tarif Tol JTCC Kemahalan
BPJT Yakin Kenaikan...
BPJT Yakin Kenaikan Tarif Tol Tak Pengaruhi Biaya Logistik
MMN Sebut Penetapan...
MMN Sebut Penetapan Tarif Baru Tol Tidak Berlaku di Semua Gerbang
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
2 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
3 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
4 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved