IHSG Masih Miliki Potensi Koreksi, Cermati Saham Ini
Jum'at, 19 Juni 2015 - 08:35 WIB
IHSG Masih Miliki Potensi Koreksi, Cermati Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih memiliki potensi koreksi lanjutan lantaran masih adanya utang gap, yang dapat memicu aksi jual.
“Masih adanya utang gap 4.892-4.894 yang dapat memicu aksi jual lanjutan tersebut. Namun demikian, jikapun terjadi pelemahan diharapkan dapat lebih terbatas,“ kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada, Jumat (19/6/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.924-4.935 dan resisten 4.966-4.972. Sementara laju IHSG kemarin melemah, namun mampu bertahan di atas area target support 4.885-4.900 dan hampir mendekati area target resisten 4.965-4.980.
Pelemahan itu terjadi setelah pelaku pasar merespon hasil pertemuan FOMC yang belum mengindikasikan kenaikan Fed rate dalam waktu dekat, sekaligus wait and see jelang pengumuman BI rate yang hingga penutupan belum juga diumumkan.
“Pengumuman hasil BI rate baru tersebar setelah sesi perdagangan tutup,“ ujarnya.
Tidak hanya itu, turunnya pasar saham Asia turut membuat laju IHSG tidak mampu bertahan di zona hijaunya. Laju IHSG pun berjalan sesuai estimasi sebelumnya. Harapan akan kenaikan lanjutan tergantikan dengan kekhawatiran terjadinya penurunan.
Penurunan IHSG ini terjadi di tengah berbaliknya asing untuk nett buy dan positifnya laju rupiah. Transaksi asing nett buy dari net sell Rp403,24 miliar menjadi net buy Rp171,52 miliar.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Global Mediacom Tbk (BMTR) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.170-Rp1.270. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.230.
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp8.700-Rp9.125. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp8.750.
PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp3.230-Rp3.365. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp3.320.
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) diperkirakan akan bergerak pada Rp510-Rp590. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas 540.
PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp120-Rp142. Rekomendasi lakukan penjualan (trading sell) jika gagal bertahan di Rp124.
PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp870-Rp925. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp885.
“Masih adanya utang gap 4.892-4.894 yang dapat memicu aksi jual lanjutan tersebut. Namun demikian, jikapun terjadi pelemahan diharapkan dapat lebih terbatas,“ kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada, Jumat (19/6/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.924-4.935 dan resisten 4.966-4.972. Sementara laju IHSG kemarin melemah, namun mampu bertahan di atas area target support 4.885-4.900 dan hampir mendekati area target resisten 4.965-4.980.
Pelemahan itu terjadi setelah pelaku pasar merespon hasil pertemuan FOMC yang belum mengindikasikan kenaikan Fed rate dalam waktu dekat, sekaligus wait and see jelang pengumuman BI rate yang hingga penutupan belum juga diumumkan.
“Pengumuman hasil BI rate baru tersebar setelah sesi perdagangan tutup,“ ujarnya.
Tidak hanya itu, turunnya pasar saham Asia turut membuat laju IHSG tidak mampu bertahan di zona hijaunya. Laju IHSG pun berjalan sesuai estimasi sebelumnya. Harapan akan kenaikan lanjutan tergantikan dengan kekhawatiran terjadinya penurunan.
Penurunan IHSG ini terjadi di tengah berbaliknya asing untuk nett buy dan positifnya laju rupiah. Transaksi asing nett buy dari net sell Rp403,24 miliar menjadi net buy Rp171,52 miliar.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Global Mediacom Tbk (BMTR) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.170-Rp1.270. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.230.
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp8.700-Rp9.125. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp8.750.
PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp3.230-Rp3.365. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp3.320.
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) diperkirakan akan bergerak pada Rp510-Rp590. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas 540.
PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp120-Rp142. Rekomendasi lakukan penjualan (trading sell) jika gagal bertahan di Rp124.
PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp870-Rp925. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp885.
(rna)
Lihat Juga :