Cara Menperin Atasi Lamanya Waktu Tunggu di Pelabuhan

Selasa, 23 Juni 2015 - 14:25 WIB
Cara Menperin Atasi...
Cara Menperin Atasi Lamanya Waktu Tunggu di Pelabuhan
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mengatakan, segera memperbaiki pengurusan izin di Kementerian Perindustrian soal perlambatan dwelling time di pelabuhan. Saleh mengakui banyak perizinan yang belum online di kementeriannya.

Diketahui debelumnya, Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino mengatakan ada delapan kementerian/lembaga (K/L) yang menyebabkan proses dwelling time memakan waktu lama, salah satunya Kemenperin.

"Kita perbaiki dari pengurusan izin yang mungkin masih lama waktunya tentu harus diubah dengan sistem online. Sehingga para pelaku tidak mesti melakukan kunjungan ke kantor perindustrian tapi dengan menggunakan sistem online. Itu bisa langsung mengurus perizinan, sehingga waktu untuk pengurusannya jadi lebih cepat," kata dia di Jakarta, Selasa (23/6/2015).

Misalnya, Kemenperin akan menyosialisasikan kepada para pelaku usaha logam terkait kemungkinan dilaksanakannya tata cara untuk mendapatkan pertimbangan teknis secara online. (Baca: JK: Waktu Tunggu di Pelabuhan Lama, Wajar Jokowi Marah).

"Akan ada sosialisasi, karena beberapa hari lalu Presiden berkunjung ke Tanjung Priok dan mengeluhkan dwelling time masih panjang. Hari berikutnya kami mendapatkan info bahwa Kemenperin masuk dalam kontribusi dwelling time panjang," kata Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan saat pembukaan Pameran Produk Industri Material Dasar Logam hari ini.

Sosialisasi yang akan dilakukan pun dengan menggelar seminar kecil agar pelaku usaha bersama-sama mendiskusikan kesiapan izin online tersebut.

"Kita bicarakan ke mereka, apabila kita laksanakan secara online, apa saja yang perlu dipersiapkan dan bagaimana cara melakukannya. Itu kita lakukan, karena akan diikuti proses lain yang dapat menunjang proses percepatan dwelling time," pungkasnya.

Baca juga:

Waktu Tunggu di Pelabuhan Seharusnya Tidak Lebih 3 Hari

Layanan Pelabuhan Lambat, Menkeu Tolak Disalahkan

Rini Ungkap Penyebab Bongkar Muat Pelabuhan Lamban

Mendag Ancam Cabut Izin Importir Berulah

(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
6 Perusahaan Automotif...
6 Perusahaan Automotif Siap Ekspor 600.000 Unit Mobil Lewat Patimban
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
1 jam yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
2 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
2 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
2 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
3 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved