BI dan Perbankan Tapanuli Perkuat Sistem Pembayaran

Rabu, 24 Juni 2015 - 03:38 WIB
BI dan Perbankan Tapanuli...
BI dan Perbankan Tapanuli Perkuat Sistem Pembayaran
A A A
SIBOLGA - Sinergi antara perbankan Tapanuli bagian utara bersama Bank Indonesia (BI) Sibolga membangun perekonomian kawasan terwujud pada kegiatan 'Diseminasi Ekonomi' sekaligus komitmen memajukan pembiayaan serta layanan sistem pembayaran bagi masyarakat.

Kepala Perwakilan BI Sibolga M Junaifin mengatakan, kondisi ekonomi saat ini baik ekonomi global, nasional maupun kawasan masih diliputi ketidakpastian global. Perlambatan pertumbuhan ekonomi AS dan China masih menjadi penyebab tren pelemahan harga komoditas internasional seperti karet dan minyak sawit.

Atas dasar itu, pelaku usaha di dalam negeri dituntut mampu menciptakan nilai tambah produksinya melalui beragam inovasi, sehingga hasil produksinya tetap mampu menciptakan output ekonomi bernilai tinggi.

"Perbankan menjadi salah satu tumpuan utama bagi penyaluran kredit-kredit produktif bagi inovasi para pelaku usaha," katanya, Selasa (23/6/2015).

Menurutnya, pelaksanaan Diseminasi Ekonomi menjelang akhir Semester I/2015 diharapkan bermanfaat bagi kalangan perbankan untuk mengevaluasi kinerja pembiayaannya selama tengah tahun pertama, sekaligus menata kembali rencana kerja semester II/2015.

Selain itu, menjelang Lebaran, sekaligus mengikat komitmen perbankan Tapanuli bagian utara dengan BI Sibolga untuk menjamin lancarnya sistem pembayaran, khususnya dalam menyediakan uang tunai layak edar sesuai kebutuhan masyarakat.

"Keseriusan BI Sibolga dalam memenuhi kebutuhan uang tunai di Wilayah Kerja BI Sibolga juga diwujudkan dalam pelaksanaan program Kas Keliling dengan menggandeng beberapa bank plat merah di Tapanuli bagian utara," terang Junaifin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fit and Proper Test...
Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI, DPR Angkat Isu Pengawasan Perbankan
Transfer Uang Cuma Kena...
Transfer Uang Cuma Kena Biaya Rp2.500, Total Ada 77 Bank Terapkan BI-Fast
Makin Banyak, 21 Bank...
Makin Banyak, 21 Bank Gabung BI-FAST di Gelombang Kedua
BI Sudah Totalitas,...
BI Sudah Totalitas, Tapi Bunga Kredit Bank Merayap Pelan
Buat Bank yang Mau Kolaps,...
Buat Bank yang Mau Kolaps, Bisa Minta Dana Darurat ke BI
106 Bank Gabung BI-Fast,...
106 Bank Gabung BI-Fast, Biaya Transfer Cuma Rp2.500
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved