Surplus Transaksi Berjalan Korsel Cetak Rekor Terpanjang

Kamis, 02 Juli 2015 - 11:17 WIB
Surplus Transaksi Berjalan...
Surplus Transaksi Berjalan Korsel Cetak Rekor Terpanjang
A A A
SEOUL - Korea Selatan (Korsel) mencatat surplus neraca transaksi berjalan selama 39 bulan berturut-turut, tren surplus terpanjang dalam sejarah negara berjuluk Negeri Ginseng tersebut.

Bank Sentral Korea (Bank of Korea/BOK) mencatat, surplus transaksi berjalan sebesar USD8,65 miliar atau sekitar Rp115,04 triliun (kurs Rp13.300/USD) pada Mei, naik 6,3% dari bulan sebelumnya.

Dikutip dari Xinhua, neraca berjalan Korsel mengalami surplus selama 39 bulan berturut-turut sejak Maret 2012, melebihi rekor surplus terpanjang sebelumnya selama 38 bulan sejak Juni 1986.

Sementara selama lima bulan pertama tahun ini, surplus transaksi berjalan Korsel mencapai USD40,24 miliar, naik 27,9% dari periode yang sama tahun lalu.

BOK menargetkan surplus neraca berjalan tahun ini sebesar USD96 miliar di tengah rendahnya harga minyak mentah dunia.

Surplus transaksi berjalan telah memecahkan rekor sebesar USD81,15 miliar pada 2013, yang meningkat menjadi USD89,22 miliar pada 2014.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dipicu Lonjakan Ekspor,...
Dipicu Lonjakan Ekspor, Korsel Pulih dari Resesi Ekonomi
Resesi Korsel Justru...
Resesi Korsel Justru Untungkan Indonesia, Kok Bisa?
Mendunia, tapi Drakor...
Mendunia, tapi Drakor dan Kpop Tak Mampu Selamatkan Ekonomi Korsel
Kim Jong-un Puji Ekonomi...
Kim Jong-un Puji Ekonomi Korut Meski Kondisi Keuangan Tak Pasti
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Promo Wisata Korea
Promo Wisata Korea
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
38 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
KAI KF-21 Pesawat Karya...
KAI KF-21 Pesawat Karya Indonesia Korsel dengan Teknologi Siluman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved