Penerapan Bea Materai Potensi Timbulkan Kisruh Sosial

Sabtu, 04 Juli 2015 - 16:28 WIB
Penerapan Bea Materai...
Penerapan Bea Materai Potensi Timbulkan Kisruh Sosial
A A A
DEPOK - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mendesak pemerintah mengkaji ulang aturan bea materai. Pasalnya hal ini berpotensi menimbulkan kekisruhan sosial.

"Bea materai Juni lalu dibahas, teman-teman peritel bersatu padu menghadapi isu ini. Mungkin bagi masyarakat di level atas tidak berarti, tapi di level menengah bawah, bisa terjadi kekisruhan sosial," kata Ketua Umum Aprindo Roy Nicolas Mandey, di Depok, Sabtu (4/7/2015).

Menurutnya tak ada satupun negara di dunia memakai alat bea materai. Di Singapura justru pajaknya dikembalikan di Bandara.

"Ini satu kebijakan tak global atau populis. Sosialisasinya tidak akan sampai di 17 ribu pulau," jelas Roy.

Dia menambahkan, jika masyarakat belum memahami persoalannya, maka akan mudah terprovokasi. Aprindo tidak mengharapkan hal ini terjadi.

"Kalau sampai ada yang tak tahu mereka bisa marah, terprovokasi ke para pemilik ritel. Kita masih lemah, belum kuat dan bisa menenggelamkan industri," pungkasnya.

Sekedar informasi, setiap pembelanjaan Rp250 ribu hingga Rp1 juta akan dikenakan bea materai Rp3.000. Sementara untuk belanja lebih dari Rp1 juta maka terutang bea materai Rp6.000.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mulai 1 Januari 2021...
Mulai 1 Januari 2021 Transaksi Saham Bakal Kena Biaya Materai, Segini Tarifnya
Tarif Baru Bea Materai...
Tarif Baru Bea Materai Dirilis Pekan Depan, Segini Besarannya
Mulai 2021 Ditjen Pajak...
Mulai 2021 Ditjen Pajak Akan Berlakukan Bea Materai Rp10.000
Sepakat, RUU Bea Materai...
Sepakat, RUU Bea Materai Dibawa ke Paripurna
Sindikat Pemalsuan Meterai...
Sindikat Pemalsuan Meterai Terbongkar, Ini Cara Bedakan Meterai Asli dan Palsu
Ribuan Materai Palsu...
Ribuan Materai Palsu Beredar Luas di Jabodetabek
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
35 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
47 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
Garuda Biru Tolak PPN...
Garuda Biru Tolak PPN 12% Menggema di Media Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved