Penjualan Asyaa Naik Lima Kali Lipat

Jum'at, 17 Juli 2015 - 08:35 WIB
Penjualan Asyaa Naik...
Penjualan Asyaa Naik Lima Kali Lipat
A A A
JAKARTA - Asyaa merupakan brand produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dari Palembang, Sumatera Selatan, yang dibangun Indah Oktaviana selama Ramadan hingga Lebaran penjualannya naik lima kali lipat.

Selama Ramadan hingga Lebaran, Asyaa mengusung tema Simply Pastel dalam produknya, tetap mengutamakan kenyamanan si pemakai. UMKM binaan Onein20 Movement asal Palembang ini juga menyiapkan berbagai produk baru dengan warna-warna yang soft untuk Lebaran.

"Alhamdulillah, untuk Lebaran ini kami menyiapkan produk baru . Pastinya tetap mengutamakan kenyaman si pemakai. Untuk tema Ramadan dan Lebaran kali ini, tema yang kita usung itu "Simply Pastel". Warna yang dipakai soft, dan yang simple serta tentunya tetap anggun dan cocok dipakai di hari raya Lebaran," kata Indah kepada Sindonews di Jakarta, belum lama ini.

Indah sendiri menargetkan bahwa tahun ini terutama saat Lebaran, untuk target penjualannya naik lima kali lipat dibanding tahun kemarin. Hal ini karena sudah ada penambahan SDM sehingga pelayanan menjadi lebih baik.

"Target itu kita naikkan, karena Alhamdulillah kami sekarang sudah menambah SDM sehingga order barang yang ready ataupun preorder bisa di terima terus. Jadi tidak terasa penjualan meningkat drastis," ujarnya.

Hal tersebut didukung juga dengan animo masyarakat tahun ini yang juga bagus terhadap produk-produk Asyaa. "Alhamdulillah untuk animo masyarakat tahun ini lebih baik dari tahun lalu. Mereka sangat menyukai produk di tahun ini dibanding tahun lalu, karena kami berusaha untuk membuat produk yang bagus, anggun dan tentunya berbeda," katanya.

Tahun ini, konsumen Asyaa bisa leluasa order dengan sistem costume size. Jadi bagi mereka yang mau request ukuran badan, Asyaa menerimanya. Hal itu yang membuat mereka datang terus dan terus ke Asyaa.

Untuk produk yang banyak dibeli tahun ini, berupa dress, atasan dan bawahan yang merupakan best seller di Asyaa. Selain karena warnanya yang menarik dan soft, bahan yang ditawarkan pun nyaman.

"Tahun ini yaitu berupa dress, atasan dan bawahan per pcs. Itu yang paling sering di cari dan diburu. Sedangkan kami hanya memproduksinya terbatas. Bahkan saat habis pun masih ada saja yang minta di buatkan," kata dia.

Pasalnya, Asyaa akan tetap buka meski Lebaran. "Lebaran kami tetap buka untuk order online nya. Tapi mungkin pelayanannya tidak secepat biasanya. Kemungkinan akan slow respon sekali karena banyaknya pegawai yang libur," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
UU Ciptaker Beri Kemudahan,...
UU Ciptaker Beri Kemudahan, Pemberdayaan dan Perlindungan bagi Pelaku UMKM
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun...
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun SRC Kembangkan Aplikasi untuk UMKM
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved