Era Go Green Kawasan Hunian

Rabu, 22 Juli 2015 - 10:28 WIB
Era Go Green Kawasan...
Era Go Green Kawasan Hunian
A A A
Dalam pembangunan rumah, menggunakan material bangunan berkualitas tentu saja dapat menghasilkan hunian idaman yang bagus dan kokoh. Apalagi, semakin buruknya kondisi bumi kita akibat global warming, penggunaan material bahan bangunan yang ramah lingkungan semakin tak terbantahkan.

Renovasi dan bangun rumah adalah salah satu cara mewujudkan rumah idaman yang sesuai dengan keinginan Anda dan keluarga. Namun, dalam membangun rumah bukan bearti hanya berbicara desain dan biaya saja, tetapi juga akan membahas mengenai bahan material bangunan yang akan dipakai.

Tentunya dalam memilih bahan material bangunan tidak boleh sembarangan, sebab jika salah dalam memilih maka akan berdampak terhadap kualitas bangunan tersebut. Terlebih seiring dengan menggemanya wacana pemanasan global, hunian berkonsep ‘green’ menjadi salah satu tren dan lifestyle tersendiri.

Konsep hunian ramah lingkungan (eco friendly atau go green) diimplementasikan melalui beberapa pendekatan, seperti efisiensi pemakaian energi dan air, perlindungan lingkungan, sirkulasi udara dalam rumah yang lancar, serta beberapa inovasi lainnya. Konsep ramah lingkungan tidak sekedar menanam hijau-hijauan, tetapi juga mengusung konsep hemat energi.

Penghematan energi dicapai melalui pemanfaatan cahaya matahari secara optimal, melalui pendekatan yang integral dalam desain arsitektur, sistem alami dan teknologi modern. Bangunan ramah lingkungan dikuatkan dengan diluncurkannya Peraturan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) nomor 02/PRT/M/2015 beberapa waktu lalu.

Hal itu membuat tren bangunan hijau atau ramah lingkungan hanya tinggal menunggu waktu untuk semakin populer di Indonesia. Data terbaru yang dirilis portal properti global Lamudi menunjukkan, Jakarta menempati posisi teratas sebagai kota yang memiliki jumlah listingdengan fitur ramah lingkungan terbanyak.

Managing Director Lamudi Indonesia Steven Ghoos mengemukakan, dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya rumah yang sustainable, semakin banyak orang mencari cara untuk berkontribusisalah satunya dengan memiliki fitur ramah lingkungan di kediaman mereka. "Hal ini juga bukan sebuah kebetulan bahwa kota teratas yang memiliki listing dengan fitur ramah lingkungan adalah kotakota percontohan bagi pembangunan hijau.

Kota-kota ini dipimpin oleh para pengambil keputusan yang mempunyai agenda khusus untuk perbaikan lingkungan," tuturnya. Data Lamudi menyebutkan, perangkat solar panel merupakan fitur ramah lingkungan yang paling populer di Indonesia. Sebanyak 33% listing ramah lingkungan ini tersedia di Jakarta, kemudian diikuti oleh Jawa Barat (28%) dan Jawa Timur (11%).

Ibu kota dari dua provinsi terakhir, Bandung dan Surabaya, adalah dua dari tiga kota terpilih untuk pilot project pembangunan bangunan hijau dari Kempupera. Pilot projectini, kata Steven Ghoos, diharapkan dapat menjadi implementasi awal regulasi baru tentang bangunan ramah lingkungan tersebut.

Dengan bantuan pendanaan internasional, Indonesia berharap dapat mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 41% di 2020. Di lain pihak, PT. Semen Holcim Indonesia Tbk baru saja mendapatkan sertifikat hijau (Green Label) dari Singapore Environment Council (SEC), sebuah badan independen nonprofit yang memprakarsai gaya hidup yang ramah lingkungan.

Dengan didapatkannya sertifikasi hijau Green Label dari Singapore Environment Council, PT. Holcim Indonesia Tbk, secara resmi sudah diakui sebagai produk bahan bangunan dengan ramah lingkungan. Sertifikasi hijau (Green Label) yang sudah dikantongi PT. Holcim Indonesia Tbk. merupakan salah satu dari strategi perusahaan untuk mencapai sasaran pembangunan berkelanjutan jangka panjang dalam Sustainable Development (SD) Ambision 2030.

Menurut, Corporate Communication PT. Holcim Indonesia Tbk Deni Nurnyandain, Label Hijau yang didapatkan dari Singapore Environment Council (SEC) menjadikan salah satu ciri khas PT. Holcim Indonesia Tbk, di pasaran. “Holcim selalu berkomitmen untuk memberikan hanya yang terbaik bagi para pelanggan melalui ragam inovasi produk dan solusi. Kami optimis sertifikasi ini akan mendapatkan sambutan yang baik dari para pelanggan kami di seluruh Indonesia,” terang Deni.

Rendra hanggara
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Pengusaha Properti...
5 Pengusaha Properti Dunia Terkaya
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Properti Pulih Lebih...
Properti Pulih Lebih Cepat, Daya Beli Bangkit Lebih Kuat
Diskusi Bedah Potensi...
Diskusi Bedah Potensi Properti di tahun 2022
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
7 Alasan Kenapa Harus...
7 Alasan Kenapa Harus Memilih Investasi Properti
Berita Terkini
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
1 jam yang lalu
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
8 jam yang lalu
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
10 jam yang lalu
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
10 jam yang lalu
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
10 jam yang lalu
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
11 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Macet Mengerikan...
6 Fakta Macet Mengerikan Hingga 17 Jam di Kawasan Puncak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved