Kemenhub Kembangkan Bandara Potensial di Daerah

Kamis, 23 Juli 2015 - 22:18 WIB
Kemenhub Kembangkan...
Kemenhub Kembangkan Bandara Potensial di Daerah
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan terus mengembangkan bandara-bandara yang memiliki potensi di daerah melalui unit pelaksana teknis (UPT) bandar udara di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan menyatakan, bandara yang dikelola ‎UPT di bawah kementeriannya tak kalah dengan aiport yang dikelola Badan Udaha Milik Negara (BUMN) PT Angkasa Pura.

Sebagai contoh, Bandara Kalimarau, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. "Bandara yang dikelola UPT di Direktorat Udara itu tak kalah dengan bandara-bandara milik PT Angkasa Pura I maupun AP II. Misalnya, di Bandara Kalimarau Berau, bahkan lebih baik dibandingkan dengan Bandara Silangit di Sumatera Utara atau di Bandara Eltari Kupang yang dikelola PT AP I dan AP II," ujarnya, Kamis (23/7/2015).

‎Menurut Jonan, sebagai regulator penerbangan di Indonesia, Kementerian yang dimpinnya juga punya tanggung jawab besar memberikan pelayanan kepada penumpang udara. ‎"Ini juga tanggung jawab kami, bukan hanya sebagai regulator, namun juga untuk melayani masyarakat yang berpergian melalui angkutan udara," jelasnya.

Bandara Kalimarau dibangun dengan anggaran APBN senilai Rp450 miliar dan diresmikan sejak 24 Oktober 2012 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Bandara dengan panjang landasan 2.250 meter tersebut memiliki lebar 30 meter dan masih akan dikembangkan dari sisi udara.

Direktur Pengembangan Bandara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Agus Santoso mengatakan, bandara tersebut masih akan dikembangkan dari sisi udara demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Kalimantan Timur. Hal ini, juga mengingat, Kabupaten Berau juga merupakan daerah yang terus berkembang seiring dengan meningkatnya animo penumpang.

"Kita terus berusaha melakukan perbaikan-perbaikan, di antaranya dari sisi udara seperti apron taxi way dan fasilitan udara lainnya," ujar dia.

Agus memaparkan, dari sisi udara fasilitas kebandarudaraan tersebut menjadi tanggung jawab UPT Bandar Udara di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kemenhub.

"Sementara dari sisi darat seperti terminal penumpang dan fasilitas lainnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah setempat," katanya.

Dia menambahkan, Kemenhub saat ini masih menunggu komitmen pemerintah daerah melalui pengelolaan penuh di kawasan bandara tersebut.

"Saat ini statusnya masih sharing dengan pemerintah daerah. Kalau mau dikelola sepenuhnya oleh pemerintah melalui UPT, kita menunggu serah terima," jelas Agus.

Berdasarkan data dari Direktorat Perhubungan Udara Kemenhub jumlah penumpang sejak 2012 mencapai 364.785 orang. "Kami optimis jumlah tersebut bakal bertambah mengingat akan ada rencana perluasan bandara dari sisi landasan pacu," pungkasnya.

Baca: BBM Pertalite Sudah Bisa Dibeli mulai Pukul 00.00 WIB
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Insiden Trigana Air...
Insiden Trigana Air di Bandara Sentani, Kemenhub Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Posisi Kemenhub Dinilai...
Posisi Kemenhub Dinilai Lemah Dibanding Kementerian Lain
Kemenhub Minta Bandara...
Kemenhub Minta Bandara dan Pelabuhan Lebih Siap Menerapkan Protokol Kesehatan
Berita Terkini
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
12 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
12 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
25 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
38 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved