Mata Uang Utama Defensif, Rupiah Ditutup Melemah

Rabu, 29 Juli 2015 - 17:19 WIB
Mata Uang Utama Defensif,...
Mata Uang Utama Defensif, Rupiah Ditutup Melemah
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup melemah di tengah defensifnya mata uang utama dunia sebelum rilis pertemuan Bank Sentral AS.

Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada level Rp13.470/USD. Posisi tersebut turun 3 poin dibanding kemarin di Rp13.467/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah juga berada di level Rp13.457/USD, dengan kisaran harian Rp13.435-Rp13.475/USD. Posisi ini melemah 20 poin dari posisi penutupan sebelumnya di Rp13.437/USD.

Sementara nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg di level Rp13.456/USD, menguat 9 poin dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp13.465/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.444/USD, terapresiasi 16 poin dari penutupan sebelumnya di Rp13.460/USD.

Mata uang utama dunia yang terkait erat dengan harga komoditas kembali defensif karena harga minyak melemah dan pedagang menunggu hasil dari pertemuan Federal Reserve AS (the Fed).

USD, euro dan yen semuanya stabil. Mata uang AS mendatar terhadap sejumlah mata uang utama menjelang rilis pertemuan Fed, yang mungkin memudarkan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga pada September tahun ini.

"Komitmen banyak orang di September (kenaikan suku bunga AS) telah menjauh," kata ahli strategi mata uang di Rabobank Jane Foley, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (29/7/2015).

Pada penawaran awal di Eropa, USD naik 0,2% terhadap euro ke 1,1040 dan 0,1% terhadap yen ke 123,71 dan dolar Selandia Baru naik ke 0,6739/USD. Pecundang terbesar di antara mata uang utama adalah dolar Australia, yang turun hampir 0,5% terhadap USD menjadi 0,7302.

(Baca: Yen Terapresiasi, Rupiah Siang Ini Masih Positif)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
47 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved