Link Net Bukukan Pendapatan Rp1,2 T

Senin, 03 Agustus 2015 - 20:33 WIB
Link Net Bukukan Pendapatan...
Link Net Bukukan Pendapatan Rp1,2 T
A A A
JAKARTA - PT Link Net Tbk (LINK) pada semester I tahun ini berhasil membukukan pendapatan Rp1,2 triliun atau meningkat 22% dibanding periode sama tahun lalu.

Direktur Utama LINK Roberto Feliciano mengatakan, hal ini mencerminkan adanya permintaan yang cukup banyak untuk layanan broadband dan televisi berbayar.

"Area cakupan di Jabodetabek, Surabaya dan sekitarnya serta Bandung, karena perseroan terus melakukan perluasan jaringannya," ujar dia dalam rilisnya di Jakarta, Senin (3/8/2015).

Saat ini, jaringan mencakup 1.553.870 homes passed pada 30 Juni 2015. Selain menambah 121.363 pada semester pertama, perseroan juga mencatat perluasan dalam jumlah pelanggan.

"Broadband dan televisi berbayar yang masing-masing meningkat menjadi 420.687 dan 392.850 atau 813.537 secara total," jelas Robert.

Dia menambahkan, penerapan struktur manajemen biaya yang disiplin dan keunggulan operating leverage memungkinkan untuk mempertahankan marjin laba usaha.

"Berada pada tingkat 39% di semester pertama 2015. Pada 30 Juni Link Net mengumumkan transaksi akuisisi 51% saham FMTV dengan jumlah sekitar Rp10 miliar," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peluncuran Logo Link...
Peluncuran Logo Link Net, Penguatan Transformasi Digital di Indonesia
Kobarkan Semangat Ramadan,...
Kobarkan Semangat Ramadan, Link Net Hadirkan Program #DemiKamu
Menanti Sepak Terjang...
Menanti Sepak Terjang Alexander Rusli Kembali ke Industri Telekomunikasi
Perkuat Manajemen Jaringan,...
Perkuat Manajemen Jaringan, Link Net Gandeng Promptlink
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Akselerasi Net Zero Emission dan Literasi Digital
Layanan Konvergensi...
Layanan Konvergensi Sinergi Link Net dan XL Axiata
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved