Perkuat Manajemen Jaringan, Link Net Gandeng Promptlink

loading...
Perkuat Manajemen Jaringan, Link Net Gandeng Promptlink
Foto Ilustrasi/Istimewa
JAKARTA - PT Link Net Tbk dengan brand First Media, mengumumkan kemitraannya dengan Promptlink Communications, Inc., penyedia aplikasi perangkat lunak terkemuka untuk manajemen jaringan broadband dan pemeriksaan perangkat, untuk menyediakan solusi Proactive Network Maintenance (PNM) dan Network Noise Localization yang dapat membantu First Media mengoptimalkan pengalaman pelanggan dalam mengakses jaringan broadband.

Perangkat pemantauan dan diagnostik jaringan Promptlink akan membantu First Media dalam mengarahkan teknisi ke komponen yang mengalami gangguan yang memengaruhi jaringan pelanggan First Media. Dengan algoritmanya, Network NoiseHawk dapat secara akurat dan tepat menunjukkan lokasi gangguan jaringan, sehingga penanganan gangguan bisa dilakukan dengan lebih cepat.

Baca Juga : Tekanan Keuangan dan Digitalisasi Bisa Mengancam Perusahaan

Penambahan solusi Proactive Network Maintenance dan Network NoiseHawk ke Promptlink Cable Plant Monitoring (CPM) memperkuat komitmen First Media untuk menyediakan layanan broadband berkualitas kepada pelanggan setianya.



“Promptlink, bersama dengan mitra kami di Indonesia, PT Multipolar Technology Tbk, berkomitmen untuk mendukung First Media dalam memberikan performa layanan terbaik dan jaringan yang dapat diandalkan,” kata Presiden dan CEO Promptlink Communications. Dr. Foad Towfiq dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (22/1/2021).

“Dengan memilih Promptlink sebagai alat diagnostik jaringan yang canggih, First Media memberikan bukti nyata dalam upaya menemukan gangguan dan mempercepat perbaikan jaringan,” jelasnya.

Sementara itu, Chief of Technology & Product Officer PT Link Net Tbk Edward Sanusi menjelaskan, dengan melakukan peningkatan jaringan secara berkelanjutan melalui kemajuan teknologi adalah bagian dari komitmen perseroan kepada pelanggan. Dalam memilih alat NoiseHawk dan PNM dari Promptlink, First Media berinvestasi pada kualitas jaringan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik.



Baca Juga : Perkuat Digitalisasi Layanan, BRI Siapkan Capex Rp3.5 Triliun

“Dalam situasi di mana masyarakat sedang bekerja dan belajar dari rumah, penting bagi kami untuk memiliki teknologi yang dapat menyediakan informasi mengenai kinerja dan status kesehatan jaringan kami. Dengan teknologi ini, kami dapat secara proaktif memantau jaringan kami, dan jika ada masalah, kami dapat memperbaikinya lebih cepat,” kata Edward.
(her)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top