Kadin Nilai Proses Izin Impor Berbelit

Rabu, 05 Agustus 2015 - 04:30 WIB
Kadin Nilai Proses Izin...
Kadin Nilai Proses Izin Impor Berbelit
A A A
JAKARTA - Sekretaris Lembaga Penelitian Kepabeanan dan Pengkajian Kadin wilayah Jakarta Adil Karim menilai perizinan impor di Indonesia berbelit, sehingga membuat jera para importir.

Menurutnya, setiap kementerian perlu memberikan Service Level Agreement (SLA), yakni barang-barang impor yang bermasalah dengan sinkronisasi dan berkaitan dengan manajemen risiko, harus melewati instansi perizinannya sebelum ke Bea Cukai.

"Misalnya impor saus ikan, kan sudah dapat dari BPOM, karena berbau ikan juga harus dapat dokumen dari pelepasan ikan. Padahal sudah lengkap, tapi kenapa harus ada perizinan lagi di kementerian lain seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sebenarnya sehari selesai," kata dia di Jakarta, Selasa (3/8/2015).

Kebanyakan improtir, kata Adil, dibebani oleh storgae dan waktu, sehingga menimbulkan beban berat. Ini yang membuat mereka menjadi jera untuk melakukan impor.

"Bagaimana kita mau jadi cost logistisk murah kalau perizinan lama. Ini catatan penting. Untuk post clearance, custom clearance, dan pre clearance sudah jauh lebih molor. Ini perlu dilakukan perbaikan," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPR Soroti Dwelling...
DPR Soroti Dwelling Time di Tanjung Perak yang Beratkan Pengusaha Ekspor-Impor
Bea Cukai Tekan Dwelling...
Bea Cukai Tekan Dwelling Time di 2024, Pelayanan Ekspor Sekarang Cuma 15 Menit
Tekan Dwelling Time,...
Tekan Dwelling Time, Aptesindo Dorong Konsistensi Penerapan Aturan
Pakai Sistem NLE, Biaya...
Pakai Sistem NLE, Biaya Logistik Lebih Efisien dan Tekan Dwelling Time
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
17 menit yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
38 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved