Wall Street Terkoreksi Dipicu Kekhawatiran Suku Bunga

Rabu, 05 Agustus 2015 - 08:52 WIB
Wall Street Terkoreksi...
Wall Street Terkoreksi Dipicu Kekhawatiran Suku Bunga
A A A
NEW YORK - Wall Street berakhir terkoreksi pada Selasa waktu setempat untuk sesi ketiga berturut-turut karena investor khawatir tentang kenaikan suku bunga.

Bursa saham memperpanjang penurunan setelah Presiden Federal Reserve Atlanta Dennis Lockhart mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa September mungkin waktu yang tepat bagi Fed untuk menaikkan suku bunga.

Menambah sentimen negatif adalah saham Apple yang mencapai level terendah dalam lebih dari enam bulan terakhir. Saham emiten pembuat iPhone ini turun 3,21% menjadi USD114,64. Saham ini menjadi hambatan terbesar pada tiga indeks utama Amerika Serikat (AS).

Pedagang menilai, perlambatan di China dan skeptisisme atas permintaan iPhone berkontribusi terhadap tekanan pada saham Apple.

"Apple telah melemah di pasar saat ini. Tapi jika Anda melihat semua sektor, hampir semua turun, pengecualian sektor bahan baku," kata ahli strategi investasi senior dan Direktur Alokasi Aset di RidgeWorth Investments Alan Gayle, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (5/8/2015).

Dow Jones Industrial Average turun 0,27% berakhir pada 17.550,69; indeks S&P 500 kehilangan 0,22% menjadi 2.093,32 dan Nasdaq Composite turun 0,19% di 5.105,55. Sebanyak 6,4 miliar saham ditransaksikan di bursa AS, di bawah rata-rata lima hari sebanyak 7,0 miliar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
8 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
9 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
11 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
12 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
13 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
15 jam yang lalu
Infografis
Jarang Diketahui, Berikut...
Jarang Diketahui, Berikut Manfaat Bunga Rosella untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved