Pemerintah Ingin Jadikan PLTN Bahan Diskusi Ilmiah

Senin, 10 Agustus 2015 - 18:33 WIB
Pemerintah Ingin Jadikan...
Pemerintah Ingin Jadikan PLTN Bahan Diskusi Ilmiah
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana menyadari soal pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia‎ yang masih menimbulkan pro kontra di ranah masyarakat.

Atas dasar itu, pihaknya ingin menjadikan nuklir sebagai bahan diskusi ilmiah. Sehingga untuk ke depannya, nuklir tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang berbahaya dan merugikan masyarakat.

"Tahap awal kita ingin membawa namanya PLTN itu di ruangan publik menjadi bahan diskusi ilmiah. Pasti ada yang pro dan kontra, tapi maksud saya, jangan apa-apa sudah bilang 'enggak usah PLTN' itu kan bahaya. Itu enggak boleh. Taruh dulu di meja. Jadikan bahan untuk dibicarakan secara ilmiah," katanya di Jakarta, Senin (10/8/2015).

Menurutnya, tidak apik jika rencana pembangunan energi nuklir dibahas secara emosi dan ketakutan besar. Pasalnya, energi ini akan menjadi masa depan keberlangsungan energi di Indonesia. Jangan sampai, negara lain yang malah lebih dulu membangun di Indonesia.

"Jangan dibahas secara emosi atau malah ketakutan. Karena faktanya saya lagi ngecek nih, apa betul tetangga kita Malaysia akan bangun di Kalimantan. Kan tragisnya itu adalah pulaunya lebih banyak kita yang menggunakan. Lebih tragis lagi kalau mereka pakai ahli dari kita, kemudian listriknya dijual ke kita. Makanya saya mau cek dulu apa betul atau tidak," tutur dia.

Seharusnya, Indonesia bisa menjual ke Malaysia. Bukan sebaliknya. Karena Indonesia memiliki energi yang jauh lebih besar.

"Dari pernyataan itu tadi, harusnya kita yang menjual ke mereka. Masak porsi yang sedikit menjual ke porsi yang besar. Logikanya yang besar menjual ke yang sedikit dong. Itu logika umumnya," pungkas Rida.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ukraina Serukan Warga...
Ukraina Serukan Warga Dekat PLTN PLTN Zaporizhzhia Mengungsi
Segudang Asa Pengembangan...
Segudang Asa Pengembangan Energi Nuklir di Indonesia
Uni Emirat Arab Kini...
Uni Emirat Arab Kini Memiliki PLTN Pertama di Timur Tengah
Pembangunan PLTN Masih...
Pembangunan PLTN Masih Tunggu Arahan Jokowi
Perkembangan PLTN Stagnan...
Perkembangan PLTN Stagnan dalam 10 Tahun Terakhir
Ukraina Tuding Rusia...
Ukraina Tuding Rusia Tahan Direktur PLTN Zaporizhzhia
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
8 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
27 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
Trump Ingin Jadi Paus...
Trump Ingin Jadi Paus Berikutnya, Pimpin Gereja Katolik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved